oleh

Tugu Dwikora di Nunukan

tugu dwikora nunukan webNUNUKAN, BERITAKALTARA- Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana  TNI  Dr Marsetio meresmikan tugu Dwikora Nunukan, setelah direnovasi sendiri oleh prajurit yang bertugas di daerah perbatasan negara itu.

Tugu Dwikora ini sebelumnya terbengkalai dan banyak warga Nunukan tidak memahami apa artinya berdiri di tengah jantung kota, yakni di kawasan alun-alun, samping kiri Koramil 0911 atau samping kanan belakang Puskesmas – dulu Rumah Sakit  Nunukan.

Acara peresmian 14 Desember 2013 itu mengundang perhatian tokoh-tokoh dan masyarakat. Terlihat Wakil Bupati Hj Asmah Gani dan mantan Bupati Abd Hafid Achmad, Wakil Ketua DPRD Ruman Tumbo dan sejumlah pejabat forum daerah. Hadir juga sejumlah veteran yang masih mengingat jelas peristiwa yang pernah terjadi di daerah itu.

Menurut data sejarah, bahwa pada tanggal 15 Nopember 1965 Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamadya RE Martadinata pernah menjadi Irup (Inspektur Upacara) pada pelaksanaan upacara HUT KKO yang sekarang berubah nama menjadi Marinir di di Nunukan.

Tugu Dwikora itu untuk mengenang jasa para pahlawan Dwikora, sekaligus juga tanda peringatan tempat bersejarah bahwa di daerah itu pernah ada operasi Dwikora, saat konfrontasi Indonesia-Malaysia. Selain tugu, tempat bersejarah lainnya adalah TMP (taman makam pahlawan) Jaya Sakti.

Pada bagian bawah Tugu Dwikora tercantum nama-nama prajurit sukarelawan yang gugur di medan perang maupun yang tidak ditemukan. Disebut-sebut ada 24 prajurit hilang di medan pertempuran.

“TNI AL berusaha merenovasi tugu dwikora di Nunukan yang mana nantinya dapat dimampaatkan sebagai wisata sejarah, serta bisa dijadikan sebagai wisata pendidikan  bagi para pelajar. Tidak itu saja, tugu ini juga ikon Nunukan,” kata Kasal dalam Acara peresmian itu.

Selain tugu terlihat juga perlengkapan tempur yang pernah bersama-sama dengan perjuangan Dwikora seperti Tang PT76 dan Meriam Howirser. #Yusuf Palimbongan

Print Friendly

Comments

comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed