oleh

Sudah 2 Tahun, 28.000 Warga Kecamatan Sungai Pinang Belum Miliki e-KTP

Camat Sungai Pinang Fahmi webSAMARINDA, BERITAKALTARA.COM- Warga Kecamatan Sungai Pinang mengeluhkan lambannya penyelesaian pembuatan e-KTP. Sejak program ini dijalankan  Pemerintah Pusat dua tahun lalu justru sebagian masyarakat khususnya di Kota Samarinda belum memiliki e-KTP.

Belum adanya dimiliki kartu tanda penduduk elektronik ini bukan berarti mereka tidak terdata sebagai warga Kota Samarinda, tapi mereka memang belum mendapatkan e-KTP sejak didata pihak kecamatan beberapa tahun lalu.

Jali salah seorang warga Kecamatan Sungai Pinang mengaku kesal, pasalnya hingga saat ini dirinya belum juga memiliki e-KTP, padahal ia mengaku sudah pernah diambil data pribadinya oleh pihak Kecamatan.

”Kalau tidak salah dua tahun lalu data saya sudah diambil tapi sampai detik ini belum juga selesai,” terang Jali agak kecewa.

Tidak hanya Jali, beberapa warga lainnya juga mengeluhkan dan mempertanyakan hal yang sama. Bahkan tidak sedikit diantara mereka ada yang marah ketika menanyakan hal tersebut kepada pegawai kecamatan.

M Fahmi, Camat Sungai Pinang saat dikonfirmasi BERITAKALTARA.COM di ruang kerjanya, Senin (06/01/14) tidak menampik adanya keterlambatan penyelesaian pembuatan e-KTP hingga memasuki awal tahun 2014.

Menurut Fahmi, 246 jumlah RT dari 5 Kelurahan di Kecamatan Sungai Pinang yang wajib e-KTP adalah 60 ribu orang. Sedangkan warga yang belum memiliki e-KTP berjumlah 28 ribu orang. ”Saat ini kita masih menunggu dan mudah-mudahan e-KTP warga yang belum selesai itu bisa segera dituntaskan pemerintah pusat,” terang Fahmi.

Lanjut ditambahkan Fahmi, kendati e-KTP warga belum selesai namun pihak Kecamatan Sungai Pinang masih mengeluarkan KTP non elektronik atau KTP SIAK. Hal ini dilakukan pihak kecamatan untuk membantu warga yang membutuhkan KTP dalam berbagai urusan.

”Saat ini memang kami masih memproses permintaan warga terkait pembuatan KTP. Ini salah satu jalan keluar bagi warga yang belum memiliki e-KTP,” terang Fahmi hari itu. #ibnu         

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Print Friendly

Comments

comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed