oleh

Serahkan DIPA 2014, Pj Gubernur Ajak Bupati dan Walikota Peduli Rakyat

PJ Gubernur Dan Bupati serta Walikota dan unsur FKPD lainnya poto bersama usai penyerahan DIPA 2014 di BPU KaltaraTANJUNG SELOR, BERITAKALTARA.COM – Siapapun yang jadi pemimpin itu harus peduli terhadap kesulitan rakyatnya. Hal itu disampaikan oleh Pj Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie dihadapan para bupati dan wali kota ketika penyerahan DIPA tahun 2014 dan Dana Transfer di BPU Pemprov Kaltara, Jumat 20/12/2013.

Menurut dia, bagaimanapun caranya pemerintah itu harus bisa memfungsikan dan berperan aktif, mampu mengatasi kesulitan yang dihadapi masyarakat. Kalau pemerintah tidak bisa melakukan itu maka masyarakat berhak bertanya untuk apa ada pemerintah, untuk apa ada gubernur dan bupati karena mereka terus merasa sulit kehidupannya, jadi lebih bagus mereka mengelola sendiri kehidupannya.

Yang lebih fatal lagi, kata Irianto, jangan sampai timbul pemikiran rakyat apa gunanya kita bernegara. Ini tidak saja perlu disadari oleh jajaran pemerintahan, melainkan juga untuk renungan para anggota legislatif yang ada di tingkat daerah dan nasional.

“Sesuai ajakan Presiden Republik Indonesia, siapapun menjadi pemimpin di tingkat nasional dan daerah agar tidak lagi berpikir nepotisme, jangan lagi berpikir secara partai dan tidak berlaku diskriminatif. Hal itu sudah dicontohkan oleh pak SBY meskipun beliau ketua Partai Demokrat dan tidak pernah membedakan gubernur itu dari partai mana. Semua diperlakukan sama dan wajib melaksanakan tanggungjawab pada posisinya masing-masing, “ kata Irianto.

Karena itu, tambahnya, sekarang sudah ada gejala di daerah maupun di tingkat nasional betapa sulitnya melakukan koordinasi dimaksud, menyamakan persepsi, membangun pemahaman untuk kepentingan bersama. Kalau semua itu tidak dikerjakan mulai sekarang maka masyarakat akan melihat jajaran pemerintahan yang ada tidak kompak, kalau pemerintah sudah tidak bisa kompak maka wibawanya secara perlahan tidak akan ada di mata rakyat.

“Kekompakan itu tidak saja berlaku pada jajaran pemerintahan daerah melainkan juga berlaku terhadap instansi vertikal  yang ada di daerah. Untuk itu penting untuk dibangun satu sinergi dan kolaborasi yang positif, “ kata Pj Gubernur.

Dalam meningkatkan efektifitas  penyelenggaran pemerintahan secara nasional, selain diperlukan sinergitas secara vertikal antara sesama strata pemerintahan, penting juga sinergis horisontal melalui kerjasama antar daerah.

Selain itu pula,  semua jajaran pemerintahan di daerah diharapkan bisa menciptakan iklim investasi yang sehat, serta mempermudah terbitnya sebuah perizinan di daerah.  Mempercepat proses penyelesaian tata ruang, serta mempermudah proses pengadaan lahan yang sehat dan tidak bermasalah hukum dikemudian hari.

“Saya berharap semua kepala daerah di Kaltara untuk cepat tanggap mudah dan dihubungi. Baik melalui telepon maupun SMS dan mereka harus segera bisa merespon. Misalnya, kalau izin yang dibutuhkan bisa selesai dalam waktu dua jam kenapa tidak disegerakan. Dan kita semua juga harus terbuka dan lebih cepat bila perlu lebih murah agar investasi bisa berbondong-bondong masuk ke Kaltara, sebagai pemimpin kita juga harus bisa membuktikan bahwa kita layak duduk di posisi penting di pemerintahan itu,“ ajak Irianto.

Lebih lanjut ia juga mengajak seluruh jajaran Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk berkolaborasi. Agar pelayanan yang diberikan kepada masyarakat bisa menjadi lebih baik. Tidak seperti dulu di mana untuk penuntasan satu sertifikat saja bisa memerlukan waktu tiga bulan.

Kendati demikian kata Pj Gubernur,  sejak BPN dipimpin oleh bapak Hendarman Supanji semuanya sudah lebih baik dan tertata dengan baik.

Saya berharap hal itu itu bisa diadopsi oleh jajaran BPN di daerah Kalimantan Utara, “  kata Irianto Lambrie. #sahriansyah.

 

 

 

 

Print Friendly

Comments

comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed