oleh

Sayta Nadella Ditunjuk Gantikan Ballmer Jadi Bos Microsoft

WASHINGTON, BERITAKALTARA.COM- Setelah Steve Ballmer menyatakan diri untuk mundur dari pimpinan eksekutif Perusahaan satya-nadella-microsoftMicrosoft, berbagai nama bermunculan sebagai calon penggantinya. Industri computer raksasa itu akhirnya mengumumkan Sayta Nadella yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Cloud dan Perusahaan Microsoft, yang menjalankan platform perusahaan dan pengembangan peralatan untuk menggantikan Ballmer.

Nadella (46) merupakan pimpinan puncak eksekutif ketiga Microsoft setelah bergabung dengan perusahaan itu pada tahun 1992. Pria kelahiran India ini menyelesaikan pendidikan tinggi untuk bidang elektronika, ilmu komputer, dan administrasi bisnis. Sebelumnya beberapa nama lain kerap dihubung-hubungkan dengan posisi CEO Microsoft sejak Ballmer mengumumkan pengunduran dirinya Agustus tahun lalu.

Satya Nadella terhitung orang lama di Microsoft. Ia telah bekerja di tech giant itu sejak tahun 1992, saat Windows 3.1 masih berjaya. Lahir di Hyderabad, India, Nadella meraih gelar Master of Science di bidang Computer Science dari University of Wisconsin, Milwaukee, dan  Master of Business Admininstration dari University of Chicago Booth School of Business.

Sepanjang karirnya di Microsoft, Nadella banyak menghabiskan waktunya di divisi enterprise R&D. Saat menjadi orang nomor satu di divisi Server & Tools Business, Nadella memimpin proses transformasi kultur bisnis dan teknologi Microsoft dari client services menjadi cloud infrastructure & services. Dan saat ini  Satya Nadella dipercaya mengomandani divisi Cloud & Enterprise Group, Microsoft.  Pendapatan dari Cloud Services meningkat signifikan, menjadi US$20, 3 milyar di bulan Juni 2013, dari US$16,6 milyar di 2011.

Satya Nadella merasa beruntung  bisa berada di Microsoft saat kebangkitan paradigma client-server. Kini ia juga beroleh kesempatan berada tepat di tengah gelombang cloud computing yang menurut Nadella berpotensi besar memberi dampak pada setiap orang.

Bukan saja keahliannya di bidang teknis yang menempatkan Nadella di posisi terhormat. Pria yang oleh media dijuluki Mr Nice Guy ini juga sangat rendah hati dan membumi. Di sisi lain, ia memberi nasehat agar setiap orang memiliki gairah dan keberanian (dalam apapun yang dilakukan). Jangan berhenti belajar, begitu anjuran Nadella. “It becomes even more critical that you have the learning ‘bit’ always switched on,” ujarnya saat diwawancarai sebuah media India berbahasa Inggris, Deccan Chronicle.

Salah satu kenangan yang tak terlupakan bagi Nadella adalah ketika sepucuk email dilayangkan  Bill Gates  untuknya. Email berisi feedback atas beberapa feature produk yang sedang ia kerjakan dan Nadella tak mengira kalau sang CEO memerhatikan pekerjaannya. Akankah Satya Nadella menduduki posisi seperti tokoh idolanya, Bill Gates?

 

 

Tak hanya Ballmer, Bill Gates juga akan mundur dari jabatan kepala perusahaan dengan peran baru sebagai penasehat teknologi. Pengganti Gates untuk posisi kepala adalah salah seorang direktur Microsoft, John Thompson, yang memimpin sebuah komite untuk mencari pengganti Ballmer.

Sayangnya muncul suara-suara dari para pengkritik bahwa Nadella belum memiliki pengalaman untuk memimpin perusahaan besar. Sementara para investor terus mendesak kepemimpina baru karena Microsoft dianggap perlu lebih inovatif dan menguntungkan.**BBC/infokomputer

Print Friendly

Comments

comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed