oleh

Pelaku Pemukul Perempuan Sholat di Samarinda Ditangkap

SAMARINDA, beritakaltara.com- Pelaku pemukulan perempuan sedang sholat yang videonya viral di media sosial, akhirnya ditangkap jajaran Polresta Samarinda. Polisi tak melihat adanya kelainan jiwa pada diri pria berinisial MJ (45) yang kini jadi tersangka.

Pelaku dengan tato di tangan itu memukul kepala korban Merrisa Ayu Ningrum dengan potongan balok ketika sedang sholat di Mesjid di Masjid Al Istiqomah Jalan Pangeran Antasari Samarinda. Peristiwa itu terjadi 28 Desember 2018 dan membuat heboh hingga mengundang prihatin dari sejumlah pengurus MUI (Majelis Ulama Indonesia) di Jakarta.

Polisi yang segera turun ke TKP begitu melihat viralnya video dan menerima laporan dari korban, dengan cepat mendapat informasi dari warga tentang dugaan pelakunya. Apalagi, dalam video tersebut terlihat pelaku yang tidak begitu asing bagi warga sekitar.

Jajaran Reskrim Polresta Samarinda bergerak cepat begitu mengumpulkan informasi di TKP. Sejak hari pertama kejadian keesokkan hari pencarian sudah dikembangkan dengan pengintaian ke tempat-tempat di mana diduga pelaku biasa bergaul.

Selama 4 hari petugas Reskrim mengintai MJ dikediamannya Kampung Bangsal Hutan Kecamatan Sangasanga, Kabupaten Kutai Kartanegara. Rabu (2/1/2019), sekitar pukul 14.00 Wita, pelaku akhirnya menghentikan pelariannya.

Menurut keterangan Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Sudarsono SIK kepada Wartawan, tersangka MJ mengakui semua perbuatannya. Dia melakukan pemukulan kepala korban saat sedang sholat, karena ingin mengambil dompet korban yang diduga berisi uang.

Polisi masih mengembangkan apakah ada motif lain. Namun sejauh ini kesimpulan sementara pihak kepolisian, tindakan MJ adalah kriminal murni. Tidak ada menyangkut unsur SARA (Sukuisme, Agama dan antar Ras).

“Dia ingin mengambil dompet korban karena kebutuhan menjelang tahun baru. Jadi ini motif kebutuhan ekonomi,” ujar Sudarsono. Seperti diketahui pelaku tidak sempat mendapatkan dompet tersebut karena korban yang mengalami lebam di kepala berteriak sehingga membuat pelaku lari.

Tersangka MJ menceritakan kepada polisi, sejak kejadian di Masjid tersebut dia buron ke Sangasanga, kemudian pada malam tahun baru merayakan di Balikpapan dan sempat juga ke Kutai Timur. Setelah dari Kutim ia kembali ke Sangasanga menemui istri dan anak tirinya, namun kemudian dibekuk petugas polisi.

Kini tersangka MJ berada di sel tahanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. #le

Print Friendly

Comments

comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed