oleh

Partisipasi Konsultan Perlu untuk Pembangunan

 

 

 

MUSPROV : Sekprov Kaltara H Badrun saat memberikan sambutan pada Musprov ke-1 Inkindo Kaltara di Hotel Monaco, Kota Tarakan, beberapa waktu lalu. #foto: Humas Provinsi Kaltara

TANJUNG SELOR, beritakaltara.com- Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara) H Badrun mengajak para konsultan untuk berpartisipasi dalam pembangunan daerah, terutama di Kaltara. Hal ini dikatakannya saat menghadiri Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-1 Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) Kaltara di Hotel Monaco, Kota Tarakan, beberapa waktu lalu.

H Badrun menyampaikan, di Kaltara terdapat sejumlah pembenahan khususnya bidang infrastruktur yang terus dikembangkan. Misalnya, Kota Tanjung Selor, yang menjadi salah satu bagian prioritas pembangunan oleh pemerintah pusat.

“Kita berharap partisipasi konsultan yang tergabung dalam Inkindo dapat membantu Kaltara agar berlari cepat sehingga pembangunannya berjalan maksimal,” kata H Badrun.

Selain itu, keberadaan Inkindo juga diharapkan dapat mempercepat proses pembangunan di perbatasan. Sebab, letak geografis Kaltara sendiri, sebagian terdiri dari wilayah perbatasan yang berhadapan langsung dengan negara tetangga, Malaysia.

“Persoalan perbatasan menjadi isu nasional karena menyangkut harkat dan martabat bangsa Indonesia,” jelas Sekprov.

Seperti diketahui, Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie pernah diundang Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada rapat terbatas di Istana Negara pada Maret lalu. Ini, menurut Sekprov merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat kepada Kaltara. Terlebih pada pertemuan tersebut, lanjut H Badrun, Gubernur memaparkan persoalan perbatasan di hadapan Presiden dengan durasi waktu 26 menit.

“Kendati masih berusia muda, Presiden yakin Kaltara bisa mengejar ketertinggalan dan maju setara dengan provinsi lainnya khususnya dengan provinsi lain di Kalimantan,” urai H Badrun.

Dari sisi lapangan usaha, disebutkannya, 24,65 persen perekonomian Kaltara disumbang oleh sektor pertambangan dan 18,09 persen lainnya disumbang oleh sektor pertanian. Meskipun demikian, angka pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kaltara masih pada posisi 3,75 persen akibat pengaruh fluktuasi harga komoditas, terutama komoditas hasil tambang di pasar dunia.

Berkaitan dengan masalah infrastruktur, lanjut H Badrun, Presiden juga sangat merespons baik. Salah satunya di sektor perhubungan. Presiden meminta agar revitalisasi Bandar Udara (Bandara) Juwata dan beberapa bandara lain di Kaltara. Hal ini untuk memperlancar konektivitas antar daerah di Tanah Air.

Karena itu, keberadaan Inkindo dikatakan H Badrun sangat penting untuk berperan sebagai salah satu lokomotif pembangunan di Kaltara. “Mari kita bersama-sama bersinergi untuk mewujudkan pembangunan di Kaltara,” tutup H Badrun.(humas)

 

MUSPROV : Sekprov Kaltara H Badrun saat memberikan sambutan pada Musprov ke-1 Inkindo Kaltara di Hotel Monaco, Kota Tarakan, beberapa waktu lalu. #foto: Humas Provinsi Kaltara

 

Print Friendly

Comments

comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed