oleh

Merenda Harapan Menuai Impian

foto-vicoPEMUDA adalah golongan manusia-manusia muda yang masih memerlukan pembinaan dan pengembangan kearah yang lebih baik, agar dapat melanjutkan dan mengisi pembangunan yang kini telah berlangsung. Pemuda di Indonesia dewasa ini sangat beraneka ragam, terutama bila dikaitkan dengan kesempatan pendidikan. Akan tetapi di Indonesia ini sehubungan dengan adanya program pembinaan generasi muda pengertian pemuda diperinci dan tersurat dengan pasti.
Generasi muda merupakan generasi penerus perjuangan bangsa dan sumber daya insani bagi pembangunan nasional, untuk itu generasi muda perlu mendapatkan perhatian khusus dan kesempatan yang seluas-luasnya untuk dapat tumbuh dan berkembang secara wajar baik jasmani, rohani maupun sosialnya.
Selama ini banyak generasi muda yang menyandang permasalahan sosial. Seperti kenakalan remaja, menyalahgunakan obat-obatan terlarang/narkotika, mencoba minuman keras, dan sebagainya baik yang disebabkan oleh faktor dari dalam dirinya (internal) maupun dari luar dirinya (eksternal). Oleh karena itu perlu adanya upaya, program dan kegiatan yang secara terus menerus melibatkan peran serta semua pihak baik keluarga, lembaga pendidikan, organisasi pemuda, masyarakat dan terutama generasi muda itu sendiri.
Arah kebijakan pembinaan generasi muda dalam pembangunan nasional menggariskan bahwa pembinaan perlu dilakukan dengan mengembangkan suasana kepemudaan yang sehat dan tanggap terhadap pembangunan masa depan, sehingga akan meningkatkan pemuda yang berdaya guna dan berhasil guna. Dalam hubungan itu perlu dimantapkan fungsi dan peranan wadah-wadah kepemudaan seperti KNPI, Pramuka, Karang Taruna, Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), Organisasi Mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi dan organisasi fungsional pemuda lainnya.

Dalam hal ini, pembinaan dan pengembangan generasi muda menyangkut dua pengertian pokok, yaitu:
1. Generasi muda sebagai subjek pembinaan dan pengembangan adalah mereka yang telah memiliki bekal dan kemampuan serta landasan untuk mandiri dan keterlibatannya pun secara fungsional bersama potensi lainnya guna menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi bangsa.
2. Generasi muda sebagai objek pembinaan dan pengembangan adalah mereka yang masih memerlukan pembinaan dan pengembangan ke arah pertumbuhan potensi dan kemampuan ketingkat yang optimal dan belum dapat bersikap mandiri yang melibatkan secara fungsional, dan tanpa ikut sertanya generasi muda, tujuan pembangunan ini sulit tercapai. Hal ini bukan saja karena pemuda merupakan lapisan masyarakat yang cukup besar, tetapi tanpa kegairahan dan kreativitas mereka, pembangunan jangka panjang dapat kehilangan keseimbangannya. Begitu juga apabila pemuda masa sekarang terpisah dari persoalan masyarakatnya, sulit terwujud pemimpin masa datang yang dapat memimpin bangsanya sendiri.
Oleh karena itu, VICO Indonesia telah berhasil meraih SINDO CSR Award 2012. Karena keberhasilan perusahaan memberikan dorongan terhadap peningkatan kegitan dan kualitas CSR perusahaan dalam mendukung kemajuan lingkungan dan masyarakat VICO Indonesia telah dinilai berhasil dalam mengembangkan ekonomi kerakyatan serta peningkatan dan pengembangan kualitas generasi muda.
Dengan peningkatan kualitas generasi muda perusahan Vico Indonesia, telah tanggap dan peduli untuk memberikan sejumlah program pelatihan kepada lulusan SMA dan SMK, terutama bagi mereka yang tidak dapat melanjutkan pendidikan kejenjang lebih tinggi. Hal Inilah sangat diperhatikan VICO Indonesia dengan menjaring para pemuda di lima kecamatan untuk ditempa dan menerima pendidikan informal dari berbagai program. Untuk menerima transfer ilmu pengetahuan agar generasi muda ini nantinya dapat berdikari dan menjadi modal dasar bekerja di berbagai perusahaan di daerah ini dan menjadi tuan di negerinya sendiri..
Pendidikan yang di gelontorkqn pihak perusahan terdiri berbagai pelatihan–pelatihan diantaranya pelatihan berkendara dengan aman (Defensive Driving Training) bagi generasi muda. Mendatangkan instruktur dari PT Global Safetindo Balikpapan. Pelatihan ini mengikutsertakan sebanyak 10 orang generasi muda yang berasal dari Kecamatan Muara Jawa, dan Kecamatan Muara Badak.
Selain itu, perusahaan juga mengadakan Pelatihan Pengenalan Industri Migas. Dalam implementasinya, penjaringan mengggandeng pemerintah kecamatan setempat. Pelatihan dilaksanakan di bawah tanggung jawab VICO iIndonesia. Pelatihan pengenalan Industri Migas bidang Production sebanyak 25 orang dari Kecamatan Muara Badak. Pengenalan Bidang Emergency Response dilaksanakan di Kecamataqn Muara Jawa diikuti sebanyak 10 orang dan Pelatihan Bidang Industri Migas sebanyak 10 orang dari wIlayah area Produksi PT Badak.
Memang kebutuhan tenaga kerja di dunia industri migas tidak diimbangi dengan peningkatan pengetahuan dan keahlian generasi muda, terutama yang ada disekitar wilayah operasional VICO Indonesia khususnya Kecamatan Muara Badak. Melihat kondisi ini, VIC0 Indonesia melalui program PPO, PPM dan Hupmas bekerja sama dengan Pemerintah Desa Gas Alam Kecamatan Muara Badak memberikan pelatihan peningkatan SDM berupa pelatihan Rigger dan Scaffolder. Mengikutsertakan sebanyak 6 orang dari Desa Gas Alam dan dilaksanakan oleh PT. Intercoach Safety Service Balikpapan.
Para peserta setelah mengikuti pelatihan informal baik materi maupun praktek lapangan yang dibimbing para intruktur handal, para perseta disertifikasi oleh Badan Diklat Energi Sumberdaya Mineral – Pusdiklat Minyak dan Gas Bumi. Setelah itu mereka diharapkan dari hasil pelatihan ini, peserta sudah siap untuk bersaing dalam dunia kerja terutama di industri minyak dan gas bumi.
Tentunya semua program yang dilakukan VICO Indonesia tidak terlepas dari Visi, Misi dan strategi, Landasan Hukum & Operasional. Misi Program pendukung operasi Program Masyarakat dan Program Hubungan Pemerintah & Masyarakat. Beresama-sama membangun masyarakat yang sejahtera dan mandiri serta menbangun hubungan yang positif antara perusahaan dengan masyarakat maupun kepentingan lainnya.
Semua kegiatan yang dilaksanakan berlandaskan kerangka hukum, seperti UU No. 22 Tahun 2001 tentang Mingak dan Gas Bumi. Production Sharing Contrac. PP No. 42 Tahun 2002 Tentang Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi. PP No. 35Tahun 2004 Tentang Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi. Selain itu diperkuan dengan Pedoman Tata Kerja BPMIGAS No.017/PTK/III/2005 Tentang Pedoman Pemberian Keterangan Keadaan Darurat, Pedoman Program Pemberdayaan Masyarakat dan Pedoman Kehumasan.
Serta Pedoman Tata Kerja BPMIGAS No. 007/PTK/VI/2004 Tentang Pengadaan barang dan Jasa. Komitmen Perusahaan VICO Indonesia. Misi dan Visi VICO Indonesia serta Prosedur internal Perusahaan. VICO Indonesia menyadari sekali bahwa hubungan jangka panjang yang dibangun atas dasar kepercayaan dan kepentingan bersama sangat vital bagi kesuksesan usaha perusahaan. Komitmen Perusahaan adalah melakukan pendekatan aktif dan konsisten dalam mengelola permasalahan sosial untuk pengembangan generasi muda yang siap pakai dan siap bersaing dengan tenaga kerja lainnhya.
Dengan dilaksanakan alih tehnologi kepada generasi muda, Untuk memastikan bahwa operasi perusahaan berjalan lancar dengan dukungan dari masyarakat. Pendekatan ini didasarkan pada asas “Gotong Royong,” tradisi yang telah kuat mengakar di masyarakat Indonesia. VICO Indonesia sebagai bagian dari masyarakat juga turut berpartisipasi dalam menciptakan lingkungan yang kondusif dan aman di daerah operasinya.
Peningkatan kualitas generasi muda dalam proses pertumbuhan dan perkembangannya serta permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh generasi muda di Indonesia antara lain sebagai berikut: berlandaskan pola dasar pembinaan dan pengembangan generasi muda dalam Keputusan Menteri Pendidkan dan Kebudayaan yang tertuang pada nomor: 0323/U/1978 tanggal 28 Oktober 1978.
Bertujuan agar semua pihak yang ikut serta dan yang berkepentingan untuk penanganannya harus benar-benar menggunakannya sebagai pedoman agar pelaksanaanya dapat terarah dan menyeluruh serta dapat mencapai sasaran dan tujuan yang dimaksud. Pola dasar pembinaan dan pengembangan generasi muda disusun berlandaskan Pancasila, Undang-undang dasar 1945, Garis-garis Besar Haluan Negara, Sumpah Pemuda dan Proklamasi.(Muhammad Asran)

Print Friendly

Comments

comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed