oleh

Live di Metro TV, Motif Batik Irianto Lambrie “Curi” Perhatian Pemirsa

– Lambang Tiga Suku Besar di Kaltara, Murni Desain Puteri Kaltara

irianto lambrie
KALTARA, BERITAKALTARA.COM – Siaran live yang dilakukan oleh Pj Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Irianto Lambrie, di Metro TV diacara “Kaltara Woow” tidak hanya materi acara yang disampaikan, motif baju batik yang dikenakan oleh orang nomor satu di Kalimantan Utara ini juga sempat mencuri perhatian para pemirsa. Lantaran terbilang indah serta memiliki rasa seni yang tinggi dan awam bagi pencinta batik dinegeri ini.
Siapa yang menyangka, ternyata desain motif batik yang dikenakan oleh Pj Gubernur tersebut adalah hasil desain atau murni hasil rancangan seorang puteri asli Kalimantan Utara memang sudah lama menetap di Jakarta. Tidak pernah lupa akan lambang leluhurnya yang memang mendiami bumi Kalimantan Utara sejak ratusan bahkan ribuan tahun silam.
“Motif batik desain saya ini terdiri dari tiga suku besar asli Provinsi Kalimantan Utara, yaitu Suku Tidung, suku Bulungan dan Suku Kayan/Kenyah, mereka ini dalah rumpun suku Dayak di Kalaimantan atau Borneo, “ terang Tuty Isdayani Zainal Abidin, kepada Berita Kaltara. Com, melalui pesan Black Berry Masangger (BBM), Jumat, 14/11/2014.
Menurut Tuty sapaan akrabnya, desain motuf batik itu sudah dirancang dua tahun silam, dan barfu diperkenalkan pada saat Pj Gubernur Kaltara melaksanakan Live di Metro TV beberapa waktu lalu.
“Untuk memantapkan desain saya berkoordinasi dengan Ketua Lembaga Adat Bulungan yang diakui secara nasional, yakni Datu Disan Ibni Maulana Muhammad Djalaludin, Ketua motif batik kaltaraLembaga Adat Tidung, H Yunus Idris, dan Ketua Lembaga Adat Dayak, Bidlie almarhum, berdasarkan masukan dari par tokoh inilah motif batik khas Kaltara itu tercipta, “ tukas Tuty.
Perbedaan motif batik Kaltara dengan daerah lainnya di Indonesia adalah dari segi desain yang tidak menggunakan ilustrasi gambar hewan, melainkan ilustrasi flora, bisa buah atau bunga khas tempatan. Misalnya untuk ilustrasi yang menggambarkan kota Tanjung Selor sebagai ibukota Provinsi Kalimantan Utara menggunakan ilustrasi bunga Tanjung dan berbagai anyaman khas Provinsi Kalimantan Utara sebagai perpaduan dalam motif itu.
“Untuk desain atau motif utama batik diambila dari tiga perpaduan, masing-masing busek atau bunga bakung berwarna kuning keemasan melambangkan kejayaan, tuty isdayanikeluhuran dan keagungan Kerajaan Bulungan, sedangkan motif kelebu motif Dayak Kayan/Kenyah artinya rautan kayu yaitu rautan yang dipakai pada pesta adat suku dayak dan warna hitam putih melambangkan kesucian dan kesungguhan, “ imbuh Tuty seraya menambahkan bahwa khusus motif suku Tidung, yang disebut Adung Gadingan berwarna biru melambangkan keluasan, kebesaran dan persatuan.
Diketahui, Tuty Isdayani ini adalah puteri tercinta dari mantan ketua DPRD Kabupaten Bulungan, H Zainal Abidinsyah. Dan saat ini menetap di Jakarta untuk mendampingi suami tecinta yang memang kebetulan bertugas disalah satu instansi pemerintah disana. * Sahriansyah.

Print Friendly

Comments

comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed