oleh

LIPTK Kaltim Kaltara Desak Bawasprov Audit Pembangunan Pasar Agropolitan Tanjung Palas

ANDI MUTANG

TANJUNG PALAS, BERITAKALTARA.COM – Wakil Ketua DPD Lembaga Investigasi Tindak Pidana Korupsi (LIPTK) Kaltim Kaltara, Andi Mutang SH, mendesak Badan Pengawas Daerah Provinsi (Bawasprov) Kaltim Kaltara untuk mengaudit pembangunan proyek pasar Agropolitan Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. Alasannya, selain batas akhir waktu pekerjaan sudah lama habis, ditengarai pula pada beberapa bagian bangunan diduga dikerjakan asal-asalan sehingga bila ditinjau dari segi mutu dan kualitas bangunan sangat-sangat jauh dari harapan.

“Kita berharap setelah hasil audit Bawasda Provinsi Kaltim dilaksanakan, secepatnya harus disertai pula dengan tindaklanjut pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Dan Pembangunan (BPKP) Kaltim. Agar hasilnya bisa diketahui apakah ada kekeliruan dalam pelaksanaan nya atau memang sudah dilaksanakan sebagaimana mestinya, “ kata Andi.

Diketahui sebelumnya, jajaran LIPTK Kaltim Kaltara sangat konsen sekali melakukan pemantauan pada setiap proyek yang dianggarkan oleh pemerintah, baik melalui APBD Kabupaten Kota maupun melalui anggaran Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Perihal itu tergambar jelas melalui surat nomor 088.02.Lap/LITPK/XII/2013 yang dikirimkan kepada seluruh SKPD dilingkungan Pemkab Bulungan beberapa waktu lalu. “Kita sudah mengingatkan pemerintah untuk lebih tegas. Yang salah satu solusinya adalah melakukan Final Quantyty dan putus kontrak kerja, apabila sudah diyakini bahwa pekerjaan dimaksud tidak akan selesai tepat waktu sesuai deadlin kontrak kerja, “ terang Andi Mutang, Wakil Ketua LIPTK Kaltim Kaltara kepada Wartawan BERITAKALTARA.COM.

Sementara itu, pelaksana kerja CV Alif Putra Pratama (APP), Akuang ketika ditanya mengatakan, bahwa pihaknya berserta Pejabat Pengelola Tekhnis Kegiatan (PPTK) sudah melakukan Adendum jauh sebelumnya.

“Kalau ditanya apakah sudah dilakukan adendum terhadap proyek ini, saya yakin sudah, “ kata Akuang, selaku pelaksana kerja pembangunan pasar Agropolitan Tanjung Palas kepada Wartawan BEERITAKALTARA.COM, Sabtu 4/1/2014 dilokasi bangunan dengan nada singkat.

Lebih lanjut Ia juga menambahkan, bahwa proyek tersebut dianggarkan melalui APBD Kaltim dan  selaku Pejabat Pengelola Tekhnis Kegiatan (PPTK) dipercayakan kepada saudara Agus.

“Untuk sekedar ilustrasi saja dimana ketika kami memulai pekerjaan awal sempat tertunda selama tiga minggu lantaran ada komplain dari oknum yang melakukan penimbunan tanah yang mengaku sampai saat ini belum dilakukan pembayaran, “ imbuh Akuang.

Menyinggung ketidak sempurnaan pekerjaan, seperti pada bagian pekerjaan plapon yang hanya dikerjakan seadanya, termasuk tiang pilar bangunan. Menurut Akuang hal itu akan dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya.

“Saya janji itu akan kita perhalus lagi seperti pada bagian plapon akan didempul serta tiang pilar akan diplaster ulang, “ ujarnya. # sahriansyah.

 

Print Friendly

Comments

comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed