oleh

Korban Penipuan Rumah Murah Menuntut Uang Dikembalikan

SAMARINDA,BERITAKALTARA.COM- Puluhan warga Samarinda yang mengaku merasa tertipu oleh management PT Garuda Nusantara warga korban penipuan di depan Pengadilan SamarindaRealty beramai-ramai mendatangi Pengadilan Negeri Samarinda, Senin(7/04/14) siang kemarin.

Kedatangan para konsumen pembeli rumah murah di lokasi Puri Indah Kencana Batu Cermin Kecamatan Samarinda Utara ini selain menuntut pengembalian uang, mereka juga ingin menyaksikan langsung sidang pembacaan esepsi kasus penipuan yang menyeret Dirut PT GNR Nur Salim sebagai terdakwa.

Warga korban penipuan sepertinya ingin menumpahkan kekesalannya kepada Nur Salim. bagaimana tidak, uang yang sudah mereka setorkan puluhan juta rupiah tak ada kejelasan kapan akan dikembalikan.

Harapan mereka hampa, jangankan mendapatkan rumah seperti yang dijanjikan, menuntut uang kembali pun seakan sia-sia.Pihak pengelolah yang baru tak mau bertanggungjawab atas tuntutan konsumen yang meminta uang mereka dikembalikan. Tidak ada pilihan lain, kami datang kemari untuk meminta kejelasan soal pengembalian uang itu,”terang Liliana Julianty ketika berbincang dengan BERITAKALTARA.COM siang itu.

Warga jalan Pangeran Suryanata Perum Puspita blok Q No 17 RT 08 Bukit Pinang Kecamatan Samarinda Ulu itu mengaku sudah menyetor uang DP pembelian rumah murah kepada PT GNR sebesar Rp25 juta. Uang tersebut ia setorkan tahun 2011 lalu, tapi hingga kini rumah yang dijanjikan tak kunjung dibangun,”sebut Liliana agak kesal.

Penipuan berkedok membangun rumah murah ini bukan saja dialami Liliana dan warga lainnya. Dari 681 orang yang mengajukan pembelian rumah tersebut banyak juga kalangan pengawai Kejaksaan Negeri Samarinda dan pegawai Rutan yang ikut tertipu. Mereka semua nampak kesal,rumah tak ada uang pun tidak jelas pengembaliannya.”Rasanya sudah sulit untuk berharap uang dikembalikan, karena dalam masalah ini tidak ada yang mau bertanggungjawab,”sebut salah seorang pegawai Kejaksaan yang tak ingin namanya disebutkan.

Sementara itu, JPU Agus Supriyanto yang menangani perkara penipuan ini mengungkapkan bahwa sampai sidang pembacaan esepsi terdakwa Nur Salim tidak mengaku kalau dirinya telah melakukan penipuan kepada ratusan warga yang mengajukan pembelian rumah di Batu Cermin.Ia tetap bersikukuh tidak melaukan penipuan,”terang Agus ketika dikonfirmasi media ini.#ib

Print Friendly

Comments

comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed