oleh

ISIS Gelar ‘Olimpiade’ Libatkan Bocah 5 Tahun

002517300_1468204918-20160711_olimpiade_isis_2al Afar. BERITAKALTARA.com – Kelompok teroris ISIS kerap kali menggelar ‘pertunjukan’ mengerikan eksekusi di depan publik. Namun, kali ini mereka memberi suguhan lainnya.

Beberapa foto beredar di dunia maya memperlihatkan ISIS menggelar kompetisi olahraga macam Olimpiade. Menurut akun Twitter Terrormonitor, para ‘atlet’ paling kecil berusia 5 tahun.

Sumber yang sama menyebutkan, acara olahraga itu diberi nama ‘Jihad Olympics’, dan dipercaya digelar di kota Tal Afar, Irak.

Grup teroris itu juga diperkirakan meminta masyarakat setempat untuk bergabung dengan penuh ‘kesenangan’ itu dan diminta ikut berpartisipasi dalam permainan tarik tambang dan irama kursi (memperebutkan kursi dengan iringan lagu). Demikian dilansir dari Daily Mail, Senin (11/7/2016).

Rezim teroris itu mati-matian memperlihatkan kalau kehidupan berjalan normal di bawah ISIS di Mosul, Irak, dan Raqqa di Suriah. Dengan gambar-gambar itu, merupakan ‘pembuktian’ kalau mereka melakukan usaha tersebut.

Anak-anak terlihat dalam kompetisi itu. Dan barang siapa yang memenangkan perlombaaan, mereka mendapatkan sekantong permen.

Media lokal memberitakan kalau warga sekitar ‘dipaksa’ untuk ikut kemeriahan tersebut. Mereka menurutinya karena ada ancaman pembunuhan.

Gambar-gambar itu telah beredar di Twitter semenjak sebulan lalu, membuat pemerintahan Obama memperlihatkan bahwa pamor ‘ISIS’ di Twitter turun drastis hingga 45 persen dalam dua tahun terakhir.

Pesan-pesan ‘kemenangan’ dan kejayaan ISIS kerap dilawan dengan foto-foto penderitaan dan perbudakan yang dilakukan organisasi itu.

Gambar-gambar perlawanan terhadap ISIS antara lain, foto beruang Teddy dengan tulisan Arab yang berbunyi, ISIS ‘membunuh tak bersalah’, dan ‘memperlakukan anak-anak’.

Gambar lain memperlihatkan perempuan dengan niqab dengan air mata darah. Di bawahnya sebuah tulisah, “Perempuan di bawah ISIS. Diperbudak, disiksa, dipukuli. Dipermalukan.”

Pihak AS mengatakan jatuhnya ISIS di Twitter memperlihatkan progres membaik melawan propaganda kelompok yang telah berbuat onar di seluruh dunia itu.

Print Friendly

Comments

comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed