oleh

Irianto Promosikan Kaltara

PROMOSIKAN KALTARA : Gubernur Kalimantan Utara, saat bertemu dengan Pimpinan media nasional, Tempo Media Grup dan MNC Grup, kemarin (10/3).
PROMOSIKAN KALTARA : Gubernur Kalimantan Utara, saat bertemu dengan Pimpinan media nasional, Tempo Media Grup dan MNC Grup, kemarin (10/3).

JAKARTA, BERITAKALTARA.com – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie menggelar kunjungannya ke beberapa media nasional. Media yang dikunjungi adalah, Tempo Media Grup dan MNC Grup. Tujuan kunjungan untuk menggalang kerjasama dengan media nasional.

Namun, bentuk kerjasama yang dibentuk tidak hanya di bidang media, jika ada bidang lain seperti usaha yang memiliki peluang di Kaltara tentu akan dibuka.

Dalam kunjungan tersebut, Irianto menjelaskan tentang prioritas pembangunan di Kaltara. Salah satunya pembangunan kota mandiri Tanjung Selor yang sedang disiapkan untuk menjadi ibukota provinsi.

Irianto juga mengakui, rencana pembangunan kota baru mandiri tersebut sudah dipaparkan di depan presiden RI. Untuk diketahui, saat ini Tanjung Selor masih menjadi kecamatan, sehingga harus diupayakan menjadi kota.

“Luas wilayahnya, 2 ribu hektar lebih yang akan menjadi pusat pemerintahan provinsi,” ujar Irianto. Termasuk beberapa fasilitas lain seperti rekreasi dan olahraga juga akan dibangun kawasan tersebut.

Selain kota mandiri, yang akan dibangun adalah fasilitas kelistrikan termasuk kawasan industri di kawasan tanah kuning. Sehingga kedepannya tanjung selor dapat terakses ke wilayah lain seperti balikpapan dan kota besar lainnya.

Saat ini akses transportasi di Kaltara hanya terfokus di Kota Tarakan. Dalam paparan tersebut, Irianto menjelaskan akan memperluas kawasan Tanah Kuning menjadi wilayah industri serta pelabuhan Internasional.

Sedangkan untuk Kota Tarakan, Irianto menginginkan bumi paguntaka tersebut menjadi kota perdagangan dan jasa. Sehingga salah satu upaya kedepannya, runway bandara juwata Tarakan akan diperpanjang 200 meter ke arah laut.

Dalam penataan keuangan daerah, Irianto menjelaskan, Kaltara berhasil mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas audit yang dilakulan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

“Ini prestasi yang kami raih dalam waktu beberapa tahun sejak dimekarkannya Kaltara,” tambahnya. Mudah atau tidaknya meraih WTP, tergantung dengan kemauan politik kepala daerahnya. Ini merupakan bentuk kepedulian kepala daerah terhadap daerahnya.

Print Friendly

Comments

comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed