oleh

Gedung Christian Center Kutai Barat Diusut Jaksa, Diduga Ada Korupsi

BARONG TONGKOK, beritakaltara.com- Dua kasus dugaan korupsi di Kutai Barat naik statusnya dari penyelidikan menjadi penyidikan. Kasus pertama adalah proyek gedung Christian Center yang menelan biaya Rp50.700.400.000, sedangkan yang kedua proyek infrastruktur jalan di Tanjung Isuy, Kecamatan Jempang, dengan biaya Rp25 miliar.

“Sudah ada pemeriksaan saksi-saksi. Jumlahnya 6 orang untuk kedua kasus dugaan korupsi ini,” ujar Wahyu Triantono, Kepala Kejari Kubar seperti dikutip dari media online Indcyber.com, Selasa (28/5/2019).

Gedung Chrisitian Center dibangun di Desa Belempung Ulaq, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat. Gedung megah untuk kegiatan rohani umat Kristen Protestan itu dianggarkan melalui APBD tahun 2012.

Sementara untuk kasus kedua, menyangkut pembangunan jalan di Tanjung Isuy, panjangnya 9 Kilometer dengan nilai Rp25 miliar yang bersumber dari DAK (Dana Alokasi Khusus) APBN tahun 2017.

Kedua kasus ini sudah tercium beraroma dugaan korupsi oleh Jaksa setempat. Bahkan untuk kasus gedung Christian Center sudah mulai diselidiki pada tahun 2018. Jaksa berusaha mencari bukti-bukti berupa dokumen dari kontraktor yang mengerjakan proyek, yakni PT Landas Putra Cahya Perdana yang berkantor di Surabaya. Sebelum dilakukan penyidikan, Jaksa juga sudah meminta kepada BPKP untuk mengaudit keuangan atas proyek tersebut.

Masalah di Christian Center terbuka setelah diketahui gedung tersebut lingkungannya tidak baik. Jika hujan turun gedung yang besar itu bisa kebanjiran dan menggangu aktifitas ibadah umat Kristen.

“Kami tidak main-main dengan kasus yang merugikan keuangan negara,” tutur Kajari Kubar. #le

Print Friendly

Comments

comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed