oleh

DPRD Malinau Koordinasi Pariwisata ke Provinsi

MALINAU, beritakaltara.com- Sektor pariwisata memegang peran penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Apalagi, sektor ini berdampak langsung kepada masyarakat. yakni menciptakan lapangan kerja sekaligus memberi kontribusi terhadap Pendapat Asli Daerah. Membahas potensi pariwisata itu, Komisi II DPRD Malinau, Rabu (29/01/2020) melakukan kunjungan dan rapat koordinasi dengan Dinas Perwisata Provinsi Kaltara.

Rapat koordinasi antara Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kaltara dan Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Malinau berlangsung di ruang rapat Dinas Pariwisata. Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Malinau ‘Kusfajar’ menjelaskan, tujuan kedatangan Anggota Komisi II bertemu dengan Dinas pariwisata yakni untuk mengetahui sejauh mana upaya Pemerintah provinsi dalam memaksimalkan tempat-tempat wisata yang ada di Kabupaten Malinau.

Menurut Kusfajar, jika tempat-tempat wisata di Malinau dikelola dan ditata dengan baik dan indah, para wisatawan akan berminat untuk datang berkunjung. Sementara Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kaltara Ahmad Hariani mengatakan, kedepannya sektor pariwisata akan menjadi devisa negara jika semua kabupaten-kota dan masyarakat sadar akan pentingnya wisata.

Persoalannya, tempat – tempat wisata di Kaltara dan Malinau khususnya, sebagian besar orang-orang dari luar daerah belum mengenal secara baik. Diakui sudah ada tempat-tempat wisata, namun persoalan lain juga muncul seperti tempat khusus membeli cindramata seperti batik Kalimantan dan kerajinan tangan lainnya.

“Keluhan yang sering muncul dari wisatawan masalah harga-harga yang cenderung mahal. Dan itu merupakan salah satu faktor penyebab sehingga kurangnya daya tarik orang untuk datang ke objek wisata Kaltara,” kata Ahmad Hariani.

Solusi dari persoalan itu harus dipecahkan bersama. “Kita harus banyak belajar dan adopsi dari luar daerah yang tempat wisatanya sudah maju,” imbau Ahmad Hariani.

Di lain kesempatan, Anggota Komisi II DPRD Malinau dari Partai Demokrat, Samuel Yusuf, mengatakan, kedatangan Anggota Komisi II ke Dinas Pariwisata Provinsi Kaltara selain koordinasi tentang pariwisata, juga agar mengetahui apa saja yang menjadi kendala dan bagaimana solusinya, baik masalah administrasi maupun hal-hal lainnya yang perlu diperbaiki dan dipersiapkan.

“Ya kita koordinasi menyeluruh, sehingga antara kabupaten Malinau dan provinsi kaltara satu persepsi,” ujar mantan Kadis Perindakop itu kepada beritakaltara.com di lobi Hotel Crown Bulungan.

Selain itu, Pdt. Marthen Labo, Mt,h dari Partai Golkar yang juga Anggota Komisi II DPRD Malinau angkat bicara. Menurut Marthen Labo, jika sektor Pariwisata mau diperbaiki yang paling pertama adalah perlu bangun kerjasama lintas sektoral dan bangun sinergitas antar Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang terkait, karena semuanya saling berkaitan dan harus saling mendukung.

“Jadi tdak berjalan sendiri-sendiri. Itu hal yang penting,” kata Mrthen Labo.

Selanjutnya pada kesempatan yang sama, Anggota Komisi II dari Partai Nasdem, Ferdinandus Gena,SP, mengatakan, hal yang menjadi kendala sehingga sektor periwisata tidak maju yakni masalah aspek komunikasi yang tdak intens antara pemerintah kabupaten-kota dan pemerintah provinsi. Menurut Ferdinan, komunikasi dan koordinasi yang intens sangat penting sehingga kita bisa mengetahui di mana letak kekurangan dan kendala-kendala yang terjadi, serta bagaimana memperbaikinya.

“Mulai sekarang kita perbaiki komunikasi dengan provinsi kaltara dan semua OPD terkait,” ujar Ferdinan, mantan wartawan kepada beritakaltara.com. #

Wartawan: David Ramba

Print Friendly

Comments

comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed