oleh

BBM Solar Dan Premium Di Kaltara Kembali Langka

Dr Ir H Irianto Lambri, Pj Gubernur KaltaraBERITA KALTARA.COM, BULUNGAN – Kesulitan dan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM), baik bensin maupun solar sudah menjadi langganan rutin sehari-sehari bagi warga masyarakat  di Provinsi Kalimantan Utara. Perihal itu bisa dilihat pada setiap SPBU maupun SPBB terapung, dimana setiap harinya terlihat pemandangan antrenya ratusan kendaraan baik mobil maupun kapal-kapal nelayan yang siap melaut untuk mengisi BBM yang mereka butuhkan.
Bila diteliti secara seksama, masalah kelangkaan ini bukannya tidak diketahui oleh pemerintah pusat. Hanya saja sampai saat ini belum ada upaya konkret dari mereka untuk mencari solusi, agar kelangkaan BBM tersebut bisa segera teratasi.
“Selain mengharapkan keleluasaan dalam berekspresi membangun daerah, pemerintah pusat juga wajib memperhatikan kebutuhan BBM yang cukup kepada masyarakat, “ papar Pj Gubernur Kalimantan Utra Irianto Lambri pada acara talk show di Metro TV beberapa waktu lalu.
Karena setiap kegiatan yang berhubungan dengan perekonomian semuanya tergantung kepada kecukupan jumlah BBM sebagai sarana operasional setiap armada angkutan.
“Kalau BBM nya langka dan mahal tentu akan berimbas terhadap setiap kegiatan maupun produksi barang kebutuhan masyarakat. Wajar saja apabila sekarang masyarakat Kaltara terus dihadapkan dengan ekonomi biaya tinggi,  “ kata Irianto.
Kenapa pemerintah pusat wajib memperhatikan daerah ?, karena ibarat laskar kata Pj Gubernur, daerah itu adalah sokoguru penunjang perekonomian nasinal. Jadi harus ada kesamaan visi antara pusat dan daerah dalam membangun perekonomian negara.
“Kalau laskar nya kuat dan kompak maka pimpinan nya akan merasa aman dan mudah dalam menentukan strategi untuk  memacu perekonomian disegala bidang, “ kata Irianto Lambri Pj Gubernur Kaltara, (sahriansyah).

Print Friendly

Comments

comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed