by

Bahas Penanganan TKI, Bupati Nunukan Terima Nusron Wahid

NUNUKAN, beritakaltara.com- Di ruang kerjanya, Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid, S.E.,M.M menerima kunjungan dari Kepala BNP2TKI Nusron Wahid, S.S.M.E. Selain menyampaikan maksud kedatangan tersebut sebagai silaturahmi, Nusron juga menyampaikan niatnya untuk menguraikan segala tugas – tugasnya yang belum selesai sehingga diakhir kepemimpinannya nantinya pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya dapat terselesaikan.

Menanggapi maksud kedatangan dari Kepala BNP2TKI ini, Laura menyambut baik dan membawa pertemuan tersebut dalam diskusi yang terfokus pada penanganan Tenaga Kerja Indonesia dengan segala permasalahannya di Kabupaten Nunukan.

Dalam paparannya, Laura menyampaikan penanganan TKI di Kabupaten Nunukan selama ini. Dalam paparannya itu Laura dengan aturan baru yang menyerahkan permasalahan TKI ke daerah cukup membebani daerah.

“Syukurlah kita sudah memiliki rusunawa yang saat ini sudah ada 3 tower, sehingga dapat menampung TKI deportasi dengan baik,” ucap Bupati Nunukan.

Menanggapi hal tersebut Nusron lebih lanjut menyampaikan bahwa memang menjadi kendala tersendiri bagi daerah perbatasan yang menjadi pintu masuk dan keluar TKI. Oleh karena itu Nusron menyampaikan perlunya pemecahan atas permasalahan tersebut.

Beberapa hal hasil pembicaraan tersebut diantaranya adalah perlunya dibentuk UPT di Kabupaten Nunukan ini.

“Di daerah transit seperti ini perlu kehadiran pemerintah pusat. Dan untuk sumber daya manusia penanganan TKI, berkirim surat saja ke Kemenpan RB dan ditembuskan ke Kemenkumham. Sampaikan pentingnya lembaga perwakilan di daerah untuk penanganan TKI atau pekerja migran ini,” tutur Nusron.

Untuk peningkatan kapasitas dan kemampuan TKI, Nusron juga menyarankan untuk menambah item pelatihan seperti pelatihan pekerja kebun dan perikanan, yang nanti akan didukung dengan mengkomunikasikan dengan Kemenkumham.

“Masyarakat, pondok pesantren atau komunitas lain juga didorong  saja untuk mengajukan anggaran ke pemerintah pusat, untuk pengembangan BLK berbasis komunitas,” tambahnya.

Lebih lanjut Nusron mengharapkan untuk perlu dibuatnya MoU dengan RSUD Nunukan untuk penanganan kesehatan TKI lebih lanjut.

Menanggapi hal tersebut Bupati Nunukan langsung memerintahkan kepada Kadisnakertans untuk memindaklanjuti hal tersebut. (hmspemkabnnk/#fik)

Print Friendly

Comments

comments

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed