oleh

APBD Kukar “Dibobol” 13 Organisasi Senilai Rp4,6 Milyar

TENGGARONG, BERITAKALTARA.com- APBD Kutai Kartanegara tahun 2012 berhasil “dibobol” 13 organisasi bansos n hibahberkedok permohonan bantuan sosial dan hibah dengan nilai Rp4,6 milyar. Ke-13 organisasi itu tidak direkomendasi oleh Badan Kesbangpol (Kesatuan Bangsa dan Politik), namun tetap bisa mencairkan.
BPK telah memuat temuan di tubuh pemerintahan Bupati Rita Widyasari itu secara detail dalam laporan hasil pemeriksaan (LHP) Nomor 30.B/LHP/XIX.SMD/VII/2013 tanggal 1 Juli 2013. Ketigabelas organisasi yang sudah mengeruk APBD Kukar berdasarkan temuan itu adalah;  DPD PDRI Kukar sebesar Rp950 juta, Persatuan Wredatama Indonesia sebesar Rp250 juta, Yayasan Gempita Mandiri Sejahtera sebesar Rp250 juta, Persatuan Pemuda Peduli Lingkungan Rp275 juta.
Kemudian  Pemerhati Lingkungan Semesta Rp300 juta, Riset Sumber Daya Alam (RSDA) terima Rp300 juta, Kajian Perencanaan Pembangunan Ekonomi Rp1 miliar, LSM Abdi Aji Rp550 juta, Forum Silaturahmi Sipamandar Rp90 juta, Forum Masyarakat Peduli Kemaslahatan Umat sebesar Rp50 juta.
Satuan Pemuda dan Mahasiswa (SPMA) sebesar Rp50 juta, Poros Indonesia sebesar Rp150 juta, dan Aliansi Peduli Tambang (APT) sebesar Rp400 juta.
Ketua DPC LAKI P45 Kukar H Ainurofik mengatakan, pembatalan rekomendasi oleh Badan Kesbangpol Linmas Kukar tersebut dikarenakan sejumlah organisasi itu tak memenuhi syarat. Terutama syarat administrasi harus memiliki Surat Keterangan Terdaftar (SKT) ataupun SKT-nya yang harus masih berlaku.
“Nah sejumlah organisasi itu adanya tak memiliki SKT atau ada yang SKT-nya sudah tak berlaku, makanya dibatalkan rekomendasinya oleh Kesbangpol Linmas,” kata Rofik mengutip temuan BPK tersebut. Diduga, lanjutnya, pertanggungjawaban penggunaan dana tersebut juga hingga kini tidak jelas kendati sudah masuk tahun 2014.
“Pertanggungjawaban penggunaan dana itulah yang harus diteliti atau diselidiki penegak hukum. Karena itu kami mendorong agar penegak hukum, Kejaksaan ataupun Kepolisian segera mengusut penggunaan anggaran negara ini,” desak Rofik diamini Markus Pohang, Sekretaris DPC LAKI P45 Kukar.
Terpisah, Kepala Badan Kesbangpol Linmas Kukar, Fatekhurahman membenarkan ada pengajuan dana hibah dari sejumlah organisasi tersebut tahun 2012. Dan, pihaknya memang sudah membatalkan rekomendasinya sebelum dana itu dicairkan. Namun entah kenapa dana tersebut akhirnya
tetap cair sebesar Rp4.615.000.000.
“Kami sudah menerbitkan surat pembatalan rekomendasi per tanggal 17 Desember 2012. Surat rekomendasi yang sebelumnya sempat dibuat karena dibuat terlebih dulu sebelum saya keluar kota,  itu sudah dibatalkan karena setelah diteliti kembali oleh tim verifikasi kami, 13 organisasi itu tak lengkap syaratnya. Tapi rupanya itu tetap dicairkan dananya. Itu sudah di luar kewengan kami,” kata Fatekhurahman kepada BERITAKALTARA.COM, Selasa (22/4/2014). @saaluas

Organisasi “Pembobol”  APBD Kukar
1.    DPD PDRI Kukar sebesar Rp950 juta
2.     Persatuan Wredatama Indonesia sebesar Rp250 juta
3.     Yayasan Gempita Mandiri Sejahtera sebesar Rp250 juta
4.    Persatuan Pemuda Peduli Lingkungan Rp275 juta
5.    Pemerhati Lingkungan Semesta Rp300 juta
6.    Riset Sumber Daya Alam (RSDA) terima Rp300 juta
7.    Kajian Perencanaan Pembangunan Ekonomi Rp1 miliar
8.    LSM Abdi Aji Rp550 juta
9.    Forum Silaturahmi Sipamandar Rp90 juta
10.    Forum Masyarakat Peduli Kemaslahatan Umat sebesar Rp50 juta.
11.    Satuan Pemuda dan Mahasiswa (SPMA) sebesar Rp50 juta
12.    Poros Indonesia sebesar Rp150 juta
13.    Aliansi Peduli Tambang (APT) sebesar Rp400 juta.

 

Print Friendly

Comments

comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed