oleh

Alasan Polisi Berau Tidak Menahan Camat Tanjung Batu

mesjid di berauBERITAKALTARA.COM, BERAU- Polresta Berau sejak Senin (9/12) menetapkan Camat Tanjung Batu Zulfikar sebagai tersangka. Namun pejabat yang dikenal dekat dengan Bupati Berau Makmur HAPK itu belum dimasukkan sel tahanan.

Polisi beralasan, Zulfikar tidak ditahan dalam sel karena sejak awal kasus ini diselidiki bersikap kooperatif. Beberapa kali pemanggilan, yang bersangkutan berusaha memenuhinya. Termasuk saat diminta keterangannya pada hari Senin (9/12) lalu itu. Setelah ditanyai sekitar 60 pertanyaan, polisi kemudian menemukan bukti yang cukup untuk menetapkannya sebagai tersangka.

Sebelum menetapkan Zulfikar sebagai tersangka, sebelumnya kepolisian menetapkan dua tersangka, yakni Agus Black sebagai kontraktor pembangunan masjid dan Surya Darmaji selaku ketua panitia dalam kegiatan pembangunan masjid tersebut.

Kapolres Berau AKBP Mukti Juharsa melalui Kasat Reskrim AKP Apri Fajar Hermanto mengatakan, penetapan Zulfikar sebagai tersangka karena dia penanggung jawab pembangunan masjid IKK (Ibukota Kecamatan)Tanjung Batu tersebut.

“Camat kita tetapkan sebagai tersangka sejak pemanggilan ketiga beberapa waktu yang lalu,” kata Apri kepada wartawan, dalam sebuah kesempatan.

Pembangunan masjid dimulai tahun 2008, namun mangkrak hingga kini. Padahal, dana yang mengalir ke proyek tersebut bersumber dari anggaran Bansos (Bantuan Sosial) APBD Berau sebesar Rp2,8 miliar. Pembangunan masjid baru sebatas mendirikan pondasi dan tiang yang menyangga atap. Belum ada dinding serta lantainya belum dikerjakan.

Kasatreskrim Polres Berau mengatakan, penetapan Camat sebagai tersangka berdasarkan hasil pemeriksaan. “Berdasarkan keterangan saksi-saksi dan alat bukti, yang bersangkutan sudah memenuhi syarat untuk menjadi tersangka, apalagi camat juga menjadi penanggungjawab,” paparnya.

Wakil Bupati Berau Ahmad Rivai mengaku prihatin dengan kasus yang melibatkan pejabat di lingkungan Pemkab Berau itu. Ia meminta kepada semua pihak agar menjunjung azas praduga tak bersalah. “Kita hormati proses hukum,” ujar Wabup. #

Wartawan : Joe DS

Foto  : Masjid yang mangkrak

Print Friendly

Comments

comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed