Beritakaltara.com: Motivator & Inovator Percepatan Pembangunan Kaltara | Alamat Redaksi: Perum Bengkuring Jln. Turi Putih 3, Blok E 138-139, Telp: 0541-7776257, Kel Sempaja Selatan, Samarinda Utara, Kalimantan Timur.

Rusia – Ukrania Diambang Perang

KIEV, BERITAKALTARA.com- Perang dua negara bertetangga Rusia – Ukrania nampaknya tinggal menunggu waktu. Presiden Rusia perang rusia vs ukrainaVladimir Putin dan parlemen Rusia menyetujui pengerahan angkatan bersenjata mereka ke Ukraina.

Perdana Menteri Ukraina Arseniy Yatsenyuk menyebutkan jika negaranya berada di ambang bencana. Dia mengatakan bahwa Rusia telah mendeklarasikan perang.

“Ini sudah kode merah, ini bukanlan ancaman. Ini sebenarnya adalah sebuah deklarasi perang pada negara kami,” ujar Arseniy dalam Bahasa Inggris kepada wartawan, seperti dilansir dari AFP, Minggu (2/3/2014).

Ratusan tentara Rusia melakukan konvoi menuju kota Crimea, Ukraina pada hari Minggu ini. Presiden Rusia Vladimir Putin telah menolak bujukan Barat untuk menarik kembali pasukannya. Putin berkeras pihaknya memiliki hak untuk melindungi kepentingan populasi masyarakat berbahasa Rusia di Crimea dan tempat lainnya di Ukraina.

Presiden Putin sempat meminta persetujuan untuk mengirimkan pasukan Rusia ke Crimea untuk menormalkan situasi politik di sana. Putin menyebut adanya ancaman terhadap kehidupan warga Rusia dan personel militer Rusia yang berbasis di wilayah selatan negara itu.

Presiden Barack Obama menelepon Putin sekitar 90 menit pada hari Sabtu (1/3) dan menyampaikan perhatian mendalamnya mengenai hal ini. Obama memperingatkan Rusia jika hal ini merupakan pelanggaran atas hukum internasional.

Selama 14 tahun sejak tahun 1921, Crimea berada di bawah kekuasaan Uni Soviet dengan status otonomi. Namun pada 1945 atas campur tangan Nikita Khrushchev, Crimea akhirnya menjadi bagian dari negara Ukraina.

Pada saat Uni Soviet pecah pada 1991, Crimea akhirnya berada di negara Ukraina yang baru merdeka. Walaupun begitu, 60 persen dari 2 juta populasinya merupakan etnis Rusia, sehingga sering terjadi pertikaian antara etnis Rusia dan Ukraina asli.

Sehingga pada bulan Mei 1992 majelis konstitusi Simferopol menyepakati Republik Krimea sebagai republik otonom dalam negara Ukraina hingga saat ini.

Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengatakan kepada Presiden Rusia Vladimir Putin, bahwa negara yang dipimpinnya tersebut telah melanggar hukum internasional yang dapat menyebabkan isolasi politik.

Pembicaraan melalui telepon selama 90 menit antara dua pemimpin tersebut — lebih disebut sebagai kepada konfrontasi langsung antara Gedung Putih dan Kremlin sejak Perang Dingin.

Seperti dilansir AFP, Minggu (2/3/2014), pihak Ukraina langsung merespon reaksi Rusia dengan menempatkan pasukannya di titik-titik vital sebagai cara untuk menghindari perang yang akan merusak hubungan kedua negara tersebut untuk selamanya. The North Atlantic Treaty Organization (NATO) telah melakukan pertemuan darurat dengan 28 orang duta besar di Brussel, Belgia untuk mendiskusikan serangan militer itu.

Menurut kantor berita Interfax, Menteri Luar Negeri Ukraina Andriy Deshchytsya mengatakan, Kiev telah mengajukan banding ke NATO dengan permintaan untuk mempertimbangkan semua opsi untuk mempertahankan keutuhan wilayah dan kedaulatan Ukraina.

Sementara Menteri Luar Negeri Inggris William Hague mengatakan, menjelang kunjungan ke Kiev pada hari Minggu, dia telah bertemu dengan duta besar Rusia untuk menyatakan keprihatinannya atas ancaman yang berpotensi serius terhadap kedaulatan, kemerdekaan dan integritas wilayah Ukraina.

Presiden sementara Ukraina Oleksanr Turchynov menyatakan telah meminta militernya untuk bersiaga. Oleksanr menyatakan hal ini dalam pidatonya di televisi.

Oleksandr juga mengatakan pihaknya telah meningkatkan keamanan di sekitar fasilitas nuklir, bandara dan fasilitas strategis lainnya setelah parlemen Rusia menyetujui pengerahan pasukan ke negaranya. #l

One comment on “Rusia – Ukrania Diambang Perang

    WordPress database error Table 'k0654236_wp.notedlinks_whiteList' doesn't exist for query SELECT * FROM notedlinks_whiteList WHERE domain = 'beritakaltara.com' ORDER BY url_origen DESC made by require('wp-blog-header.php'), require_once('wp-includes/template-loader.php'), include('/themes/silverorchid/single.php'), the_content, apply_filters('the_content'), call_user_func_array, replaceManagement->replaceText, whitelist->getWhitelist, modelWhiteList->getWhiteList
  1. Zyubide says:

    Kenapa ukrania harus di invasi?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>