by

Tarakan Jadi Kota Penampung Kayu Illegal

TARAKAN, beritakaltara.com- Bisnis kayu olahan yang sempat mereda beberapa tahun, menunjukkan gejala marak kembali. Setidaknya hal tersebut tergambar dari adanya serbuan kapal-kapal pengangkut kayu dari pulau-pulau sekitar.

Kesaksian seorang warga Tarakan berinitial AL menyebutkan, pada hari Jumat (7/2/2019), sekitar jam 07.30, dia menemukan dua perahu memuat penuh kayu olahan sedang bongkar muatan di Dermaga belakang Pasar Bom Panjang Jalan Kesuma Bangsa Tarakan.

“Tidak ada dokumen resmi asal kayu olahan itu dari Dinas Kehutanan,” ujarnya kepada beritakaltara.com via email.

AL menyertakan foto-foto yang diklaimnya sebagai aktifitas pembongkaran kapal bermuatan kayu illegal tersebut. Keterangan yang diperlolehnya menyatakan pemilik kayu atas nama An. Perahu itu membawanya dari Desa Sekatak Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara.

Info dari warga menyebutkan, praktik bongkar kayu illegal di Tarakan berjalan mulus karena banyak pihak yang terlibat. Seseorang berinitial Wah disebut-sebut menjadi orang yang mengatur mulai dari tengah laut sampai di daratan.

“Setorannya sampai ratusan juta setiap bulan kepada oknum petugas,”  ucap AL.

Warga mulai merasa kesal karena adanya banyak kapal-kapal pengangkut kayu yang besar, memuat 15-20 Meter kubik diloloskan oleh oknum aparat, namun perahu yang memuat 3-5 meter kubik ditangkapi. #

Print Friendly

Comments

comments

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed