Search
Sunday 19 August 2018
  • :
  • :

Cagub Kaltim, Rusmadi: Industrilisasi di Kampung dan Desa

Rusmadi Wongso saat tiba di Convention Hall.

SAMARINDA, beritakaltara.com- Tampil di acara Kaltim Summit III di Covention Hall Jalan KH Wahid Hasyim Samarinda, Calon Gubernur Kaltim, Kamis (15/2/2018), Rusmadi Wongso menilai pembangunan selama 10 terakhir di Kaltim sangat banyak yang telah dicapai. Namun, masih ada permasalahan yang harus diselesaikan seperti tingkat kemiskinan yang tinggi di pedesaan dan kualitas sumber daya manusia yang rendah.

“Kemiskinan di Kaltim dalam 10 tahun terakhir menurun dari 9,1% menjadi 6,19%. Namun, kemiskinan di wilayah pedesaan masih tinggi,” jelas Rusmadi.

Mengenakan baju putih dan celana hitam, Rusmadi menegaskan kawasan-kawasan industri di Kaltim yang dibangun era Awang Faroek Ishak, akan dilanjutkan jika dirinya terpilih jadi Gubernur. Tetapi, ia ingin fokus pembangunan industri untuk kemakmuran rakyat.

“Dan kemakmuran rakyat itu berada di pedesaan. Oleh karena itu, industrialisasi ke depan adalah industrialisasi di pedesaan dan kampung,” kata Rusmadi.

Mengenai pembangunan sumber daya manusia, Rusmadi melihat ada persoalan serius di Kaltim. Yaitu, pengguna narkoba di Benua Etam tertinggi posisi keempat dan kekerasan terhadap anak pada posisi ketiga secara nasional.

“Inilah persoalan tantangan kita meningkatkan keimanan dan kepribadian anak-anak jadi tugas kita ke depan,” kata Rusmadi.

Dalam hal pembangunan di Kaltim, menurut Rusmadi, belum merata dan belum adil. Terjadi ketimpangan daerah tertinggal di wilayah perbatasan dan pedalaman.

“Dari seluruh persoalan Kaltim, kita masih tergantung dengan kekayaan sumber daya alam batubara dan minyak gas. Maka, tidak berlebihan, 10 tahun lalu Gubernur Kaltim telah menyatakan transformasi ekonomi dengan pertumbuhan yang berkeadilan dan berkelanjutan,” jelas Rusmadi. #ym

Print Friendly

Comments

comments




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *