by

Waris Husein: Anggota DPRD Kaltim Mangkir Sidang Makin Banyak

SAMARINDA, BERITAKALTARA.com- Kian mendekati Pemilu, belasan anggota DPRD Kaltim tercatat oleh Ketua Badan Kehormatan  (BK) waris-husainWaris Husein, mengabaikan tugas-tugasnya sebagai legislator yang digaji menggunakan uang rakyat. Mereka meninggalkan tanggung jawabnya untuk menghadiri rapat-rapat peripurna.

Menurut Waris Husein, ketidakhadiran anggota Dewan itu tidak bisa ditoleransi lagi. Itu sebabnya BK melakukan tindakan pertama, yaitu menginformasikan masalah itu ke ketua-ketua fraksinya masing-masing.

“Badan Kehormatan segera mengirim surat ke fraksi masing-masing,” kata mantan Wali Kota Samarinda itu, di sela-sela Rapat Paripurna Ke-6 DPRD Kaltim, Selasa (18/2/2014), membahas Perubahan dan Pengesahan Jadwal Persidangan Masa Sidang Ke II Tahun 2014.

Dalam rapat yang dipimpin langsung Ketua DPRD Kaltim, HM Syahrun HS tersebut, Waris Husein menyampaikan, BK DPRD Kaltim sudah menyiapkan draf surat untuk ditandatangani ketua DPRD Kaltim yang akan ditujukan ke ketua-ketua fraksi, perihal banyaknya anggotanya yang tidak menghadiri sidang-sidang paripurna.

“Menurut ketentuan, anggota Dewan yang tidak menghadiri rapat paripurna sebanyak tiga kali berturut-turut tanpa izin dan tanpa keterangan apa sebabnya bisa mendapatkan peringatan. Tapi faktanya ada yang sudah enam kali tak hadir,” kata Waris.

Ia mengingatkan, tiga bulan sebelumnya dan sebulan ke depan, anggota Dewan yang masih maju menjadi calon anggota legislatif memang sibuk dan semua orang memahami itu. Tapi semua perlu juga ingat, sebagai anggota Dewan masih terikat dengan kewajibannya dan tata tertib yang berlaku sekarang.

Apa lagi, anggota Dewan periode 2009-2014 masih harus menjalankan kewajibannya sampai bulan Agustus. “Kita tidak boleh meninggalkan tanggung jawab dengan alasan apapun. Ketidakhadiran belasan anggota Dewan bisa dipersoalkan rekan-rekan wartawan dan masyarakat yang diwakilinya. Jadi saya harap ketua-ketua fraksi yang memberikan pengertian ke anggotanya,” kata Waris lagi.

Dalam sidang itu BK DPRD Kaltim menyebutkan sejumlah nama anggota Dewan dan partainya yang paling banyak mangkir dari sidang-sidang paripurna. Angka tertinggi dipegang H Hadi Mulyadi yang menurut catatan sudah enam kali tak menghadiri rapat paripurna tanpa memberitahukan alasan ketidakhadirannya.

Tentang mengapa BK DPRD Kaltim tidak bersikap atas belasan anggota Dewan yang tak hadir itu, Waris menyebut bahwa BK saat ini tidak lengkap lagi keanggotannya setelah salah seorang anggotanya H Sofyan Alex mengundurkan diri sebagai anggota DPRD Kaltim. Dari itu pula Waris mengusulkan ada rapat untuk melengkapi kembali keanggotaan BK pada 24 Februari mendatang melalui kocok ulang semua anggota BK.

“Ketentuannya seperti itu,” katanya. BK perlu lengkap keanggotannya karena masih harus mengawasi kepatuhan anggota Dewan sampai Agustus mendatang, sampai dilantiknya anggota DPRD Kaltim Periode 2014-2019, hasil Pemilu 9 April 2014.

Sidang Paripurna Ke-6 yang berlangsung di Lantai VI DPRD Kaltim, kemarin sempat dua kali diskorsing karena jumlah anggota Dewan yang hadir kurang dari separuh. Ketua DPRD Kaltim, HM Syahrun HS memerintahkan Sekwan DPRD Kaltim menindaklanjuti laporan BK DPRD Kaltim, yakni untuk membuat surat ke masing-masing fraksi perihal kehadiran anggotanya yang semakin rendah dan menjadwalkan rapat penyusunan keanggotaan BK yang baru.  #iswan

Print Friendly

Comments

comments

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed