Search
Tuesday 22 May 2018
  • :
  • :

DPRD: Galian Jargas Dikeluhkan Warga

BONTANG, Beritakaltara.com- Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang menggelar Rapat Dengar Pendapat ( RDP) dengan PT Tarindo Utama Sakti, Rapat membahas pemasangan jaringan gas yang dikeluhkan masyarakat Bontang.

Pada rapat di ruang rapat Sekertariat DPRD, Jalan M. Roem, Kelurahan Bontang Lestari, Senin, 29 Januari 2017, Komisi II menanyakan sistem kerja dari PT. Tarindo Utama Sakti, Salah satunya, Sudiyo, SE, Menurutnya, penggalian dibeberapa wilayah yang dilakukan PT. Tarindo sudah dua bulan berjalan lubang tersebut belum ditutup sehingga menimbulkan krodit.

“Lubang itu yang selama ini dikomplain masyarakat kepada kami dan lubang seperti itupun bukan hanya dirasakan warga, Lubang depan rumah sayapun masih ada,” katanya.

Senada dengan Sudiyo, Arif, A,Md. SE, mengatakan, perjuangan komisi II untuk mendapatkan 8.000 pemasangan jaringan gas di Kota Bontang memakan waktu yang cukup lama, Menurutnya semua itu untuk kenyamanan warga Bontang yang tidak perlu merasakan kelangkaan tabung gas lagi.

“Kalau pengerjaannya seperti ini dan warga Bontang komplain ke kami, Ya tidak menutup kemungkinan kita akan bersurat ke kementrian ESDM terkait keluhan warga,” jelas Arif.

Ketua Komisi II, H. Ubaya, SH, mengatakan, lubang – lubang hasil galian Jargas di beberapa kelurahan masih banyak yang belum ditutup usai digali dan itu sudah sangat lama, sehingga sangat berbahaya dan menyebabkan terjadinya kecelakaan.

“Sudah beberapa kali warga terjatuh karena bekas galian jargas,” ucapnya.

Menurutnya, pekerjaan yang dilakukan semestinya difokuskan pada 1 kelurahan terlebih dahulu. Ketika 1 kelurahan tersebut selesai, bisa langsung melanjutkan di kelurahan yang lain.

“Kita lihat di lapangan 11 kelurahan semuanya digali, Kemudian memasang perangkat satu – persatu di setiap kelurahan, Dengan begitu otomatis lubang yang ada terbengkalai dengan waktu yang cukup lama,” jelasnya.

Kata dia, Pihaknya akan kembali ke Kementerian ESDM untuk mempresentasikan keluhan masyarakat tersebut. Karena sebagai wakil rakyak pihaknya harus mendengarkan aspirasi masyarakat dan tidak mau disalahkan.

“Kalau perlu pekerjaannya tidak usah dibayar,” tegasnya.

Yusron, Direktur Utama PT.Torindo Utama Sakti, mengatakan, sejauh ini progres pengerjaan penggalian untuk pemasangan jaringan gas sudah rampung di 3 kelurahan, Tersisa 8 kelurahan lagi yang masih terus dikebut pengerjaannya.

“Insya Allah bulan januari kita rampungkan penggaliannya. Semua jalan dan rumah – rumah warga yang dirusak akibat pemasangan pipa dan meteran akan kita rekondisi pada bulan 2 hingga akhir bulan 3,” janjinya.

Kata dia, batas pengerjaan jargas tersebut hingga bulan desember 2018 dan setahun masa pemeliharaan. “Kita akan terus mempercepat pengerjaan jargas ini,” katanya.#HR/Adv

Print Friendly

Comments

comments




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *