Search
Monday 23 October 2017
  • :
  • :

Dugaan Korupsi Kapal Patroli, Mantan KSOP Nunukan Jadi Tersangka

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Nunukan Rusli Usman. Kejaksaan negeri Nunukan menerapkan mantan Kepala KSOP Nunukan NA sebagai tersangka dalam kasus perbaikan kapal patroli type KNP 360 sebagai kapal patroli lautsebesar 620 juta rupiah.

NUNUKAN, beritakaltara.com– Kejaksaan Negeri Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara menetapkan mantan Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kabupaten Nunukan menjadi tersangka dalam dugaan kasus korupsi rehabilitasi kapal patroli pada tahun 2013 lalu.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Nunukan Rusli Usman mengatakan, kejaksaan menetapan mantan Kepala KSOP Nunukan NA menjadi  tersangka setelah diperiksa pada Senin (11/09/2017) sebagai saksi dalam kasus tersebut.

Kejaksaan Negeri Nunukan menemukan adanya kejanggalan dalam proses lelang dalam kegiatan tersebut.  Mantan Kepala KSOP Nunukan mengaku tidak pernah bertemu dengan pemenang lelang PT Marinav  Surabaya,  sementara dalam pengerjaannya PT Marinav menyerahkan kepada pihak ketiga.

“PT Marinav ikut lelang tidak jelas. Sampai sekarang ini kepala KSOP,  yang mantan itu, tidak pernah ketemu dengan pemenang lelang. Gimana mau terjadi kontraknya?” ujar Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Nunukan, Rusli Usman Senin (11/09/2017).

“Apalagi masalah pekerjaannya, diberikan kuasa kepada Alek. Katanya Alek itu alat pelaksana pekerjaan, ditunjuk oleh PT Marinav, Pak Ahmad Pedi  untuk mengerjakan, sementara surat kuasa pekerjaan tidak ada. Nah ini ada apa sebenarnya?” katanya lagi.

Rusli Usman menambahkan,  anggaran dalam  perbaikan kapal patroli type KNP 360 sebagai kapal patroli laut sebesar 620 juta rupiah telah dicairkan semuanya, namun hingga saat ini kapal tersebut masih mangkrak di sebuah galangan kapal Kariango di Balikpapan. Dengan cairnya seluruh anggaran perbaikan seharusnya sudah ada penyerahan kapal kepada KSOP Nunukan.

“Penyidik telah menemukan perbuatan melawan hukum. Pekerjaan itu rehabilitasi kapal patroli KNP 360 sudah dicairkan 100 persen, sementara kapalnya masih di galangan kariangau Balikpapan,” imbuh Rusli Usman.

Saat ini Kejaksaan Negeri Nunukan telah memeriksa 7 orang yang diduga mengetahui proses lelang perbaikan kapal patroli type KNP 360 milik KSOP Nunukan. Kapal patroli ini mengalami kerusakan  dikarenakan menabrak sebuah gusung saat mengangkut rombongan DPR RI  yang melakukan kegiatan kunjungan kerja ke Nunukan pada tahun 2013. #dhi

 

Print Friendly

Comments

comments




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *