Search
Wednesday 13 December 2017
  • :
  • :

HUT TNI AL ke-72, Ini Tarian Perang Danlanal Nunukan

NUNUKAN, BERITAKALTARA.COM–  Memperingati hari ulang tahun ke 72, TNI AL Nunukan membawa sejumlah anggota Saka Bahari melihat langsung proses pembangunan Suar Karang Unarang di perairan ambang batas laut (Ambalat).

Komandan Pangkalan TNI AL Nunukan Kalimantan Utara Letkol Laut (P) Ari Aryono mengatakan, memperkenalkan batas teritorial perairan antar negara kepada generasi muda sangat penting artinya untuk memupuk rasa kemaritiman.

“Kita ajak untuk melihat batas wilayah NKRI selain untuk memupuk rasa kemaritiman, ini juga untuk  memberi pemahaman pentingnya kawasan suar karang unarang sebagai batas wilayah perairan antar negara ,” ujarnya.

Pembangunan Suar Karang Unarang diperkirakan akan selesai bulan depan. Saat ini diperkirakan pembangunan Suar Karang Unarang telah mencapai 85 persen. Sementara untuk pengamanan pembangunan Suar,  TNI AL juga menempatkan 2 personil bersenjata serta 5 KRI yang selalu berpatroli di sekitar Karang Unarang.

“Kendalanya cuaca di Sebatik yang tidak menentu. Progresnya sudah 85 persen,” imbuh Ari Aryono.

Untuk menanamkan jiwa bela negara dalam upacara memperingati HUT TNI AL kew 72 anggota Saka Bahari Nunukan juga menghadirkan tarian perang dari Dayak maupun suku di Papua. Bahkan Komandan Pangkalan TNI AL Nunukan didampingi Kapolres, Komandan Kodim 0911 serta Komandan Satgas Pamtas 611 Awang Long ikut menari perang.

Karena didapuk mendadak, para petinggi aparat di Nunukan tersebut sedikit kebingungan mengikuti gerakan tarian. Sejumlah penonton bahkan tertawa melihat tarian mereka yang lebih mirip joget dangdut.

” Tarian perang selain untuk menghormati pejuang, ini untuk menumbuhkan jiwa bela negara kepada generasi muda. Kita siap bela Negara jika negara sudah memanggil, ” ujar Pimpinan Saka Bahari Sebatik Letnan Satu Benu Purnama, Senin (11/09/2017).

Selain upacara bendera, Mako Lanal Nunukan juga menggelar bhakti sosial berupa donor darah dan sunatan massal bagi anak anak yatim piatu serta orang yang tidak mampu di sekitar Mako Lanal Nunukan. #dhi

Print Friendly

Comments

comments




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *