Search
Monday 23 October 2017
  • :
  • :

Penembakan di Malinau, Ratusan Polisi Siaga

MALINAU, beritakaltara.com- Aparat keamanan gabungan dari Kepolisian Resort Malinau, Brimob Kompi C Detasemen Pelopor dan anggota TNI AD dari Batalyon 614 Raja Pandita Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, melakukan pengamanan ketat di Desa Malinau Seberang dan Desa Kelapis yang juga berada di Kecamatan Malinau Utara.

Kapolres Malinau AKBP Wiwin Firta mengungkapkan, puluhan personil Polisi, Brimob dan TNI disiagakan disejumlah titik di kedua desa tersebut pasca terjadinya penembakan terhadap 2 warga Desa Malinau Seberang Kecamatan Malinau Utara hari Minggu (3/9/2017) lalu.

“Di Malinau Seberang pengamanan dilakukan di simpang 4 Jembatan Malinau yang sempat menjadi lokasi titik kumpul warga dan di halaman Balai Adat Tidung dan sekitarnya.

Sementara di Desa Kelapis pengamanan dilakukan di sejumlah titik di pintu masuk ke dalam desa. Pengamanan dilalukan sejak Minggu hingga Selasa kemarin. Berkat pengamanan ketat dari aparat, situasi dan kondisi dikedua tempat aman dan kondusif. Pengamanan ini kami lakukan ekstra ketat untuk tetap menjaga kondusifitas,” ungkapnya.

Dijelaskannya, pelaku penembakan 2 warga Desa Malinau Seberang itu masih dalam perburuan polisi. Sejak peristiwa terjadi hingga Selasa kemarin pihaknya terus melakukan pengejaran.

Sementara itu, Abdul Samad (59) dan Udha (60), korban penembakan saat ini sudah dalam penanganan pihak medis. Dua warga Desa Malinau Seberang ini dirawat di RSUD Tarakan dan RSUD Samarinda.

“Abdul Samad dibawa ke RSUD Tarakan pada Minggu malam lalu dengan menggunakan speedboat dari Pelabuhan Malinau. Sedangkan Udha dibawa ke RSUD Samarinda pada Senin pagi kemarin. Sebelumnya kedua korban ini mendapat penanganan dari RSUD Malinau, kami semua masih upayakan mencari dan menangkap pelakunya,” jelasnya.

Hal Senada diungkapkan Kepala Desa Malinau Seberang, Syamsul Bachri. Dia mengatakan kondisi korban pasca perawatan berangsur membaik. Abdul Somad yang menjalani perawatan di RSUD Tarakan berangsur membaik pasca penanganan medis.

“Kita doakan supaya kedua korban yang sedang dirawat  segera pulih dan sehat kembali. Kedua korban dirawat akibat tembakan senjata penabur yang diduga dilakukan oleh oknum warga Desa Kelapis. Saat kedua korban sedang bekerja di lahan yang berada di kawasan Sei Tibu Desa Malinau Kota, Kecamatan Malinau Kota. Saksi mata, Ismail Imad mengatakan bahwa pelaku menembakkan senjatanya sebanyak 3 kali dari cukup dekat. Dua tembakan mengenai korban Abdul Somad pada bagian punggung dan Udha pada bagian pinggang. Pelaku penembakan datang ke Sungai Tibu dengan menggunakan kendaraan truk berwarna merah. Jumlah pelaku saya tidak tahu pasti,” pungkasnya. #vr

Print Friendly

Comments

comments




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *