by

14 Masuk STP, 18 Lolos STPP

SERAH TERIMA : Kepala DPKP Kaltara berfoto bersama pelajar Kaltara yang lulus seleksi penerimaan mahasiswa STPP Lawang, Malang usai diserahterimakan kepada pihak STPP Lawang, Malang, belum lama ini.

JAKARTA – Pengembangan dan penambahan jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya untuk aparatur pemerintahan di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara), selain melalui seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) juga dilakukan lewat sekolah kedinasan atau semi kedinasan. Di antaranya, melalui Sekolah Tinggi Perikanan (STP) dan Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP).

Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie menuturkan, berdasarkan informasi Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kaltara bahwa pada tahun ini menjadi tahun ketiga bagi Provinsi Kaltara dipercaya menjadi rayon penerima taruna dan taruni STP. “Antusiasme putra-putri lulusan sekolah menengah atas dan sederajat untuk memasuki STP cukup tinggi. Tahun ini, informasinya ada 71 orang yang mendaftar. Dan, yang lulus sebanyak 14 orang,” kata Gubernur, Minggu (3/9).

Dari 14 orang yang lulus tersebut, 8 di antaranya merupakan anak dari para pelaku usaha perikanan di Kaltara. Sementara sisanya, 6 orang berasal dari jalur umum. “Secara nasional, pendaftar STP tahun ini mencapai 2 ribu orang. Sementara kuota yang diterima hanya 300 orang, termasuk dari Kaltara 14 orang tadi,” urai Gubernur.

Adapun konsekuensi dari penunjukkan Pemprov Kaltara sebagai rayon pelaksanaan penerimaan taruna dan taruni STP, Pemprov Kaltara melalui Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) DKP Provinsi Kaltara mengucurkan anggaran untuk sejumlah kegiatan seleksi tersebut. Di antaranya, biaya pelaksanaan Computer Assisted Test (CAT) di Kabupaten Nunukan, seragam para taruna dan taruni yang lulus, hotel peserta seleksi, transportasi ke Jakarta serta honor tim.

Insya Allah, Senin (4/9)—hari ini, taruna-taruni STP asal Kaltara tersebut sudah masuk asrama di Kampus STP Pasar Minggu Jakarta,” ungkap Gubernur.

Selain STP, Kaltara juga berhasil menempatkan putra-putri terbaiknya di STPP Lawang, Malang, Jawa Timur. Tahun ini, ada 18 calon penyuluh pertanian asal Kaltara yang berhasil mengecapi pendidikan disana. “STP Malang ini merupakan salah satu pusat unggulan pendidikan tinggi pertanian. Sangat diharapkan, kelak 18 putra-putri Kaltara ini mampu menjadi sumberdaya manusia (SDM) pertanian yang profesional, memiliki integritas moral, sikap mental dan etos kerja tinggi,” ucap Gubernur.

Sementara itu, Kepala DPKP Kaltara Andi Santiaji menuturkan, ini adalah tahun ketiga keterwakilan Kaltara pada STPP Lawang, Malang tersebut. Tahun 2015 putra-putri Kaltara yang berhasil masuk ke STPP tersebut, berjumlah 5 orang. Dan, meningkat 100 persen pada 2016, menjadi 10 orang. “Ini baru satu STPP yang kerjasama dengan Pemprov. Kan STPP itu ada 6, semoga tahun depan bisa bekerjasama lagi dengan salah satunya,” urai Andi.

Besar harapan, setelah lulus, alumni STPP Malang asal Kaltara tersebut dapat mengabdikan diri ke Kaltara. “Kaltara masih butuh banyak penyuluh pertanian, karena kondisi saat ini, sangat kekurangan penyuluh pertanian,” tuntasnya.(humas)

Print Friendly

Comments

comments

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed