by

Kamtibmas di Bulungan Aman, Tapi Masih Ada Sopir Truk Meresahkan

TANJUNG SELOR, beritakaltara.com- Situasi Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) di Kabupaten Bulungan terbilang masih dalam keadaan terkendali, aman. Ketua DPRD Bulungan Syarwani menyampaikan terima kasih atas kesigapan korp Bhayangkara dalam menjaga suasana agar tetap kondusif.

Pernyataan terima kasih itu disampaikan Ketua DPRD Bulungan berkaitan dengan HUT Bhayangkara. “Polri memiliki motto untuk perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat agar tercipta situasi yang kondusif,” ujar Syarwani.

Diakuinya, belakangan ini banyak kejadian yang coba menyerang dan menebar ancaman terhadap Korps Bhayangkara dengan berbagai cara.  Menyikapi hal itu, lanjut dia, polisi agar lebih meningkatkan hubungan dan konsolidasi bersama seluruh lapisan masyarakat.

“Lebih mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis kepada masyarakat dalam melaksanakan tugasnya. Sehingga terbangun rasa kebersamaan yang kuat antara polisi bersama masyarakat,” harapnya.

Tentang situasi Kamtibmas, diakui juga oleh anggota DPRD Aluh Berlian. Harapannya, situasi yang telah kondusif tidak ternoda oleh perilaku masyarakat yang mudah terprovokasi dengan tindakan melanggar hukum yang kadang menimbulkan situasi memanas.

Aluh Berlian mencontohkan, aksi sopir truk yang memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi di jalan raya sekitar Kota Tanjung Selor, baik sedang mengangkut material atau tidak. Menurut anggota Komisi III DPRD Bulungan itu, tindakan para sopir dapat membuat masyarakat marah.

Menurutnya, sopir truk yang mengendarai dengan kecepatan tinggi dapat membahayakan pengguna jalan lainnya, terutama sepeda motor.

“Terkait ketertiban berlalu lintas menjadi ranah Satlantas (Satuan Lalu Lintas) Polres Bulungan dan Dinas Perhubungan untuk mengambil tindakan. Jangan hanya dibiarkan begitu saja atau menunggu ada korban baru ditertibkan,” ujarnya.

Keluhan warga terhadap sopir truk yang kerap ngebut dan terkesan ugal-ugalan, sudah sampai kepada Aluh. Lantaran itu ia meminta kepolisian agar dapat menindaklanjuti. Pasalnya, jalan raya bukan semata-mata diperuntukkan bagi kendaraan ukuran besar, melainkan ada pengendara lainnya yang melintas. Apalagi bila truk tersebut mengangkut material dan tercecer di jalan raya, yang terkena imbasnya tentu warga.

“Sopir truk juga harus mematuhi rambu-rambu lalu lintas, tidak seenaknya saja. Karena berkendara dengan melebih kecepatan tinggi dapat mengancam keselamatan warga,” ungkapnya.

Penindakan terhadap sopir truk bisa dengan menggelar razia, karena tidak menutup kemungkinan malah tak memiliki surat izin mengemudi (SIM). #adver/humas

Print Friendly

Comments

comments

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed