Search
Tuesday 24 October 2017
  • :
  • :

Karena Laboratorium Inovasi, Gubernur Terima Inagara Award

INAGARA AWARD : Gubernur Kaltara Dr Ir H Irianto Lambrie menerima Inagara Award yang diserahkan oleh Menpan RB Asman Abnur pada acara HUT LAN RI ke 60 di Jakarta, Senin (7/8).

JAKARTA, beritakaltara.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Gubernur Dr Ir H Irianto Lambrie dianugerahi penghargaan Inovasi Administrasi Negara (Inagara) Award dari Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI). Penyerahan penghargaan dilakukan bersamaan dengan peringatan HUT ke-60 LAN RI di Gedung LAN RI Jalan Veteran 10, Jakarta, Senin (7/8).

Penghargaan Inagara Award diberikan kepada Pemerintah Daerah yang berkomitmen tinggi terhadap pengelolaan inovasi administrasi negara. Kalimantan Utara sendiri, merupakan satu-satunya Provinsi yang mendapatkan penghargaan tersebut.

“Syukur alhamdullilah karena kita (Kaltara) kembali mendapatkan penghargaan. Saya menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada semua pihak. Terutama kepada rekan-rekan di Biro Organisasi sebagai fasilitator yang telah bekerjasama dengan baik dan saling support, sehingga penghargaan ini dapat kita terima,” ungkap Irianto di sela penerimaan penghargaan.

Gubernur menjelaskan, menurut penilaian LAN yang selama ini menjadi mitra Pemprov Kaltara, penghargaan ini diberikan karena Pemprov Kaltara berkomitmen untuk selalu bergerak cepat dalam membangun penyelenggaraan pemerintahan, khususnya dalam hal pelaksanaan laboratorium inovasi.

“Kita dianggap layak mendapatkan penghargaan ini, karena sebelumnya melalui Biro Organisasi sebagai fasilitator, kita telah melaksanakan laboratorium inovasi. Nah, dengan melaksanakan laboratorium inovasi ini, Kaltara dipandang memiliki komitmen yang serius untuk aktif berinovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan. Tentunya dalam kaitannya dengan pelayanan publik,” paparnya.

Irianto yang juga didampingi oleh Kepala Bagian (Kabag) Ketatalaksanaan Inovasi dan Akuntabilitas Biro Organisasi Sekretariat Daerah Pemprov Kaltara mengatakan, dalam sebuah pemerintahan, jika masyarakat dapat merasakan pelayanan publik yang baik, mudah, dan bagus. Secara otomatis penyelenggaraan pemerintahan juga akan lebih mudah berkembang maju. Oleh karena itu, masyarakat pada akhirnya memberi dukungan penuh dan keterlibatan mereka pun tinggi.

“Laboratorium inovasi itu sendiri merupakan program yang diarahkan untuk menggali potensi-potensi yang berkaitan dengan inovasi-inovasi. Nah di Kaltara sebenarnya memiliki banyak potensi, nah ini yang coba ditampung dan diarahkan lebih lanjut dalam laboratorium agar fokus,” kata Irianto.

Dalam kesempatan itu, Irianto juga menyampaikan, tahun ini, setelah penyelenggaraan laboratorium inovasi maka tahapan berikutnya adalah penyusunan rencana aksi yang kemudian akan dilanjutkan dengan launching (Penandatanganan Inovasi oleh masing-masing kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada dengan Gubernur), sebagai tanda bukti bahwa kepala OPD serius terhadap inovasi tersebut.

“Harapan kita, tentu saja setelah kita menerima penghargaan ini, semua inovasi yang telah dilaporkan dan dikembangkan harus segera dapat diimplementasikan. Agar manfaatnya juga dapat segera dirasakan, baik oleh kita sebagai pelaksana maupun oleh masyarakat sebagai publik kita,” imbuhnya.

Dalam peringatan HUT ke-60 LAN RI yang jatuh pada 6 Agustus, selain Provinsi Kaltara, ada kabupaten dan kota lain di Indonesia yang menerima Inagara Award pada 2017. Di antaranya, Kabupaten Kudus, Kota Ambon, Tulungagung, Banyumas, Kota Solok, Bone, Purbalingga, Sragen, Banjar-Kalimantan Selatan (Kalsel), Bantul, Kota Tasikmalaya, Katingan dan Pontianak. Termasuk Kabupaten Nunukan, Kaltara.

Disebutkan, tahun ini Kaltara baru memiliki 37 Inovasi dari sekitar 25 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Meskipun tergolong sedikit, tetapi sebagai sebuah provinsi bungsu di Indonesia yang baru saja berusia 4 tahun, Irianto menegaskan, bahwa hal tersebut tidak menjadi alasan untuk tidak berinovasi. “Justru ini harus menjadi injeksi energi yang baru lagi bagi kita. Saya kira tidak ada hambatan yang terlalu besar, jika kita semua ASN (Aparatur Sipil Negara) di Kaltara bersepakat untuk bekerja secara serius dan komit untuk berinovasi. Jadi masalahnya bukan pada keterbatasan dana atau SDM (Sumber Daya Manusia) kita, tapi sejauh mana kita berupaya memahaminya, mencari tahu dan menemukan solusinya bersama-sama,” paparnya.

Hadir dalam acara HUT LAN sekaligus pemberiahan Inagara Awards, antara lain Kepala LAN RI Adi Suryanto, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) H Asman Abnur, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan dan Menteri Pariwisata Arief Yahya.

“Dalam kesempatan ini, saya juga menyampaikan Selamat Ulang Tahun kepada LAN RI yang ke-60, 6 Agustus 1957 hingga 6 Agustus 2017. LAN RI telah terbukti dan teruji mampu melahirkan para pemimpin birokrasi Indonesia yang makin berintegritas, profesional, inovatif dan peduli,” tutup Irianto.(humas)

Print Friendly

Comments

comments




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *