Search
Thursday 17 August 2017
  • :
  • :

Ibu Ini Simpan Jasad Bayinya 3 Bulan di Lemari Es

NUNUKAN, beritakaltara.com – Kepolisian Resort Kota Tarakan Kalimantan Utara mengamankan SA (24) warga Jalan Lestari RT 21, Kelurahan Karang Harapan Kota Tarakan yang diduga melakukan tindakan menyimpan jasad bayi yang baru dilahirkan dalam sebuah lemari pendingin.

Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit mengatakan, bayi berjenis kelamin perempuan tersebut menurut pengakuan pelaku telah disimpan di dalam lemari pendingan selama 3 bulan.

“SA mengaku bahwa bayi tersebut lahir pada bulan Mei,” ujarnya, Jumat (04/08/2017).
SA juga mengaku melahirkan bayinya seorang diri di dalam kamar mandi rumahnya. Ibu satu anak ini mengaku panik dan kalut sehingga mengambil tindakan nekat dengan membungkus bayi dengan plastik hitam, kemudian menyimpan bayinya yang menurut pengakuannya sudah tidak bernyawa tersebut di dalam freezer kulkas di rumahnya.

Dua hari kemudian bayi yang sudah membeku tersebut dipindahkan SA ke dalam sebuah lemari pendingin di tempat pencucian mobil milik suaminya, DO, yang berada di Jalan Pulau Bunyu RT 11 Kelurahan Karang Harapan Kota Tarakan.

“ Dari pengakuannya, dia takut ketahuan orang lain di rumahnya sehingga bayi yang sudah membeku tersebut ditaruh di dalam panci dan disimpan di lemari pendingin di tempat pencucian mobil,” imbuhnya.

Sebelumnya Kepolisian Resort Kota Tarakan menerima laporan penemuan bayi yang disimpan di dalam lemari pendingin di tempat pencucian mobil Jalan Pulau Bunyu RT 11 Kelurahan Karang Harapan pada Rabu (02/08) malam sekitar pukul 19:30 wita.

Saat ini kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku penyimpan bayi dalam lemari pendingin SA yang juga merupakan ibu bayi tersebut.

“Kita masih melakukan pendalaman terhadap terduga pelaku ini,” ucap Dearystone Supit.

HIDUP SAAT DILAHIRKAN

Bayi yang dilahirkan oleh SA (24) warga Jalan Lestari RT 21, Kelurahan Karang Harapan Kota Tarakan, ketika itu dalam keadaan hidup.

Kapolres Tarakan AKBP DearystoneMichael Hence Royke Supit mengatakan, SA melahirkan bayi perempuan seorang diri di dalam kamar mandi di sebuah bathub dirumahnya.

”Waktu dilahirkan masih hidup, tapi dia melahirkan sendiri. Dilahirkan di dalam air itu,” ujarnya, Jumat (04/08/2017).

Dearystone Supit menambahkan, SA mengaku melahirkan dengan tekhnik di dalam air diketahuinya melalui youtube. Namun setelah bayi yang berjenis kelamin perempuan tersebut lahir, SA mengaku tidak tahu lagi cara menangani bayi pasca persalinan hingga bayi tersebut menurut pengakuannya meninggal.

”Kemudian setelah lahir, karena tidak paham kemudian meninggal. Dia tidak paham benar cara melahirkan di dalam air, dia cuma melihat di youtube,” imbuhnya.

Mengaku panik dan kalut, SA kemudian justru membungkus bayi yang baru lahir tersebut dengan plastik hitam dan menyimpannya di dalam freezer kulkas di rumahnya.#dhi

Print Friendly

Comments

comments




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *