Search
Wednesday 22 November 2017
  • :
  • :

Menteri PDT Jadwalkan Jadi Irup dengan 1478 Paskibraka di Sebatik

NUNUKAN, BERITAKALTARA.COM- Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo, dipastikan akan menjadi irup (Inspektur Upacara) pengibaran bendera Merah Putih dengan jumlah pasukan pengibar bendera terbanyak, yaitu 1.478 orang dalam peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 72 yang akan digelar di wilayah perbatasan Kecamatan Sebatik Kabupaten Nunukan. 

Ketua Pelaksana Kegiatan Gebyar Aku CInta Indonesia Agus Salim mengatakan, tim dari kementrian telah turun langsung meninjau persiapan acara yang akan digelar 17 Agustus mendatang.

“Pak menteri positif menjadi inspektur upacara, kemarin tim kementerian desa sudah turun ke desa Sebatik untuk memonitoring kegiatan ini. Kita juga rapat dengan tim kementrian di kantor Bupati. Rundown kegiatan pak menteri sudah kita sepakati bersama kemarin, jadi pak menteri positif yang menjadi irup,” ujarnya, Sabtu (05/08/2017).

Sementara penggagas kegiatan pengibaran bendera Merah Putih dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia ke 72 dengan memecahkan recor sebagai Paskibra terbanyak,  1478 orang, rencananya akan mengibarkan bendera di 79 tiang bendera di sepanjang dermaga Pos AL dan dermaga Sei Pancang Sebatik.

Husni memastikan jika kegiatan tersebut akan memecahkan rekor MURI. Bahkan kepastian dari tim MURI untuk menetapkan pengibaran bendera dengan personel paskibraka terbanyak dengan kebhinekaan sudah didapatkan panitia.

”Konsep kami sudah kami ajukan pengibaran bendera dengan paskibra terbanyak dengan konsep kebhinekaan, jawaban tertulis dari MURI sudah ada, jadi 100 persen ibaratnya bisa dipastikan. Tim Muri sudah memahami konsep yang kita tawarkan, dan mereka sudah tahu jumlahnya. Mungkin H-2 mereka sudah disini,” ujar Husni.

Pengibaran bendera dengan jumlah Paskibra terbanyak yang akan memecahkan rekor MURI dipastikan didukung oleh seluruh masyaralat di Kecamatan Sebatik. Sejauh ini pendanaan terbesar berasal dari warga yang menyumbang secara suka rela baik bantuan uang maupun bantuan peralatan yang dibutuhkan oleh panitia dalam pelaksanaan pemecahan reko tersebut.

”Mereka yang tidak tahu kegiatan ini pada saat kita datangi kita jelaskan mereka memberikan donasinya. Kita tidak membatasi jumlah bantuan yang diberikan oleh masyarakat. Sampai saat ini merekalah yang mendanai kegiatan ini. Ini memberikan semangat tersendiri bagi kami,” ujar Agus Salim.

Sebanyak 1478 pemuda dan pemudi dari perwakilan Sekolah tingkat SMA dan organisasi pemuda di wilayah perbatasan Kecamatan Sebatik Kabupaten Nunukan akan menjadi pasukan pengibar bendera pada peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 72.

Kegiatan pengibaran bendera dengan melibatkan ribuan pemuda di wilayah perbatasan Kecamatan Sebatik selain untuk memecahkan rekor MURI juga merupakan bentuk perwujudan rasa nasionalisme pemuda di wilayah perbatasan.

Kegiatan tersebut juga dimaksudkan untuk mengikis adanya paradigma negative yang selama ini berkembang dimasyarakat bahwa di wilayah perbatasan merupakan wilayah penyelundupan miras dan narkoba. #dhi

Print Friendly

Comments

comments




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *