Search
Wednesday 13 December 2017
  • :
  • :

Rakernas SMSI, Indonesia Negara Pengguna Medsos Terbesar ke-3 di Dunia

SURABAYA, beritakaltara.com- Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pertama di Kota Surabaya, Jawa Timur. Rapat kerja bertema Membangun Industri Media Siber yang Sehat itu digelar selama 2 hari (26-27 Juli), diikuti 120 peserta dari 27 provinsi di Indonesia.

 
Menteri Komunikasi dan Informasi,Rudiantara melalui Staf Ahli Menteri Bidang Komunikasi dan Media Massa, Gun Gun Siswadi mengatakan, bangsa Indonesia saat ini berada dalam pusaran arus globalisasi, sehingga tantangan menghadapi informasi hoax semakin besar.
 
“Agar masyarakat Indonesia tidak galau dan panik, dibutuhkan peran media Siber memberikan informasi alternatif yang bermanfaat bagi masyarakat. SMSI merupakan salah satu organisasi yang menjadi pilar penting  untuk membantu masyarakat mendapatkan informasi yang cepat dan akurat,” ungkapnya.
 
Ia menjelaskan, meningkatnya pengguna internet mengakibatkan terjadinya pergeseran platform media massa. Berdasarkan data APJII, saat ini sebanyak 132.7 juta orang Indonesia menggunakan internet. Kondisi ini menempatkan Indonesia sebagai pengguna media sosial terbanyak ketiga di dunia.
 
“Jakarta menjadi top city pengguna media twitter di dunia, saat ini media di Indonesia sedang bertranformasi dari media konvensional menjadi media digital. Internet menjadi nomor satu untuk menyampaikan informasi dan pesan di Indonesia,ini menjadi tantangan besar,”jelasnya.
 
Sementara itu Sekretaris Jendral SMSI Pusat, Firdaus menegaskan, rakernas SMSI pertama akan menjadi momentum sekaligus ajang silaturahmi pemilik dan pengelola media Siber di Indonesia. Pihaknya berharap, usai Rakernas pertama digelar, kepengurusan SMSI akan ada di seluruh provinsi.
 
“Perusahaan pengelola media siber di seluruh Indonesia, diharapkan dapat ikut bergabung di SMSI. Untuk pengurus SMSI di tiap provinsi wajib mengisi formulir dan melampirkan persyaratan sesuai dengan ketentuan Dewan Pers diantaranya tentang legalitas perusahaan,” pungkasnya. #vic
Print Friendly

Comments

comments




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *