Search
Wednesday 13 December 2017
  • :
  • :

Dituntut 8 Bulan, Anak Dekan Unmul Ini Minta Keringanan Hukuman

Persidangan di PN Samarinda.

SAMARINDA, beritakaltara.com- Kasus penganiayaan Agnes (20) mahasiswa jurusan Perikanan dan Kelautan Universitas Mulawarman Samarinda Kalimantan Timur, yang dianiaya Muhammad Bagja anak Dekan Unmul ini kembali digelar di Pengadilan Negeri Samarinda, Selasa (11/7/17) siang.

Dalam perkara nomor 439/ PID.B/2017/PN.Smr. pada sidang agenda pembelaan (pledoi) Penasehat Hukum (PH) Syahroni dihadapan Ketua Majelis Hakim Abdul Rahman Karim memohon keringanan hukuman atas perbuatan terdakwa melakukan penganiyaan terhadap korban Agnes yang tak lain adalah pacarnya sendiri.
Menurut Syahroni, terdakwa yang kerap memukul pacarnya itu sebenarnya tidak punya niat melakukan penganiyaan. Ini spontan ia lakukan karena terdakwa hanya ingin mencari perhatian saja lantaran selalu dicuekin oleh korban.
Kendati demikian, Syahroni mengakui terdakwa terbukti secara syah melakukan tindak pidana penganiayaan sebagaimana yang didakwakan JPU, melanggar pasal 351 ayat (1) KUHP tentang penganiayaan.
Terdakwa Bagja yang menjalani tahanan kota ini dituntut JPU Tina Mayasari, Hendra dan Mery dengan hukuman 8 bulan penjara.
Pada sidang sebelumnya saksi korban Agnes yang dihadirkan dalam persidangan sempat mempertanyakan tidak ditahannya pelaku. Wanita muda berparas cantik yang tengah hamil ini mengaku keberatan atas perlakuan terdakwa yang kerap memukulnya.
Usai mendengarkan pembacaan pledoi, JPU Hendra kepada Majelis Hakim menyatakan tetap pada tuntutannya. Sidang akan dilanjutkan Selasa, (18/7/17) dengan agenda pembacaan putusan oleh Majelis Hakim. #ib
Print Friendly

Comments

comments




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *