Search
Thursday 17 August 2017
  • :
  • :

Dugaan ‘Pencucian Uang’ di Dealer Daihatsu, Membengkak Rp25 Miliar

SAMARINDA, beritakaltara.com- Berkas Jefriansyah Bin Alimsah (29) yang menjadi tersangka dalam tindak pidana pencucian uang (TPPU) di perusahaan mobil Daihatsu Jalan PM Noor, Samarinda, Kalimantan Timur dinyatakan telah lengkap (P21) sehingga penyidik Polda Kaltim yang menangani perkara ini meningkatkan statusnya ke tahap dua, yaitu penuntutan.

Dari pantauan Wartawan di Kejakasaan Negeri (Kejari) Samarinda, Jefriansyah yang dijadikan tersangka karena dinilai turut serta dalam kasus ini terlihat ditemani Jaidun, Penasehat Hukumnya. Sementara penyidik Polda sibuk menyerahkan sejumlah tumpukan berkas kepada bagian penerimaan barang bukti di Kejari.

“Iya hari ini penerimaan berkas dan barang bukti,” ungkap Mary, salah seorang Jaksa yang menangani perkara ini, Jum’at (7/7/2017) sore.

Dijelaskan Mary, kasus ini berawal dari tindak pidana penggelapan. Namun setelah didalami ditemukan bukti-bukti yang mengarahkan ke tindak pidana pencucian uang.

Informasi awal ketika kasus ini digelar di Pra Peradilan beberapa waktu lalu muncul dugaan nilai yang gelapkan tersangka LN yang merupakan istri Jefriansyah sebesar Rp5,6 Miliar. Namun belakangan setelah penyidik Polda melakukan pengembangan kasus, muncul angka sekitar Rp25 Miliar.

Terkait angka ini, Mary mengatakan nanti dalam penyusunan dakwaan akan dipanggil pihak Daihatsunya.

Menanggapi dugaan TTPU yang dilakukan kliennya hingga mencapai angka Rp25 Miliar, Jaidun mengatakan kalau memang disebutkan seperti itu harus dibuktikan dulu.

“Kalau hanya bilang 25 M. Di mana 25 M itu, berapa mereka sita yang menyebut 25 M,” jelas Jaidun di teras Kejari Samarinda.

Karena itu, Jaidun ingin kasus ini terungkap di Pengadilan nanti. Ia meminta pihak Daihatsu menunjukkan hasil auditnya.

“Kita bisa melihat nanti, bisa-bisa itu melibatkan petinggi Daihatsu itu sendiri. Kita nggak tahu apakah Leni ini menjadi kambing hitam,” tandas Jaidun. #LVL/detakkaltim

 

 

 

 

 

Print Friendly

Comments

comments




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *