Search
Tuesday 17 July 2018
  • :
  • :

Pemangsa Kambing di Lempake Masih Misterius

SAMARINDA, BERITAKALTIM.CO-Pemangsa kambing di Kelurahan Lempake, Samarinda Utara masih misterius. Dari dua kali kejadian yang menyebabkan kambing warga mati, Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Samarinda belum bisa menyimpulkan jenis hewan yang memangsa kambing tersebut.

Lurah Lempake, Nurhayanto ketika dihubungi Beritakaltara. com kemarin menjelaskan, belum ada kesimpulan dari Dinas Peternakan dan Pertanian Kota Samarinda atas sebab-sebab matinya kambing warga.

Menurut Nur, dari dua kejadian misterius tersebut, kambing yang jadi korban pertama tidak didokumentasikan warga sebelum dikubur. Dari kejadian kedua, kambing yang jadi korban sudah didokumentasikan warga sebelum dikubur. Foto-foto kambing yang jadi korban sudah diserahkan ke petugas dari Dinas Pertanian dan Peternakan.

Dari foto terlihat, kambing yang korban pemangsa yang belum diketahui itu, mata dan lidahnya hilang. Kemudian ada juga kambing di lehernya ada bekas gigitan dan isi perutnya keluar, tapi tidak dimakan pemangsa.

Ditambahan Nur, anjuran dari petugas Dinas Pertanian dan Peternakan adalah, apabila kejadian serupa terulang, langsung menghubungi petugas untuk dicek fisik kambing yang mati. “Warga diminta tidak langsung mengubur,” katanya.

Dari dua kali kejadian kambing mati misterius, lanjut lurah tersebut, pemilik kambing tidak mendengarkan apa-apa dari kambing yang ada di dalam kandang, tidak ada keributan antar kambing dengan pemangsa. Artinya seperti tidak ada perlawanan. “Pemilik kambing tidak mendengar ada keributan di kandang, tapi pagi menemukan kambing peliharaan sudah mati,” ucapnya.

Kejadian serupa

Kejadian serupa dengan di Lempake, sebetulnya pernah juga menghebohkan warga Dusun Karangjati, Desa Grogol, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo ditemukan mati secara misterius dengan kondisi perut robek dan isinya terburai keluar, pada September 2014 dan Warga Desa Kebocoran, Kecamatan Kedungbanteng, Banyumas, pada tahun 2012. Hewan yang dimangsa juga sama, yakni kambing dan domba. Kambing dan domba itu juga mati dalam kondisi isi perutnya keluar.

Tapi setelah warga melakukan pengintaian, seperti diberitakan Merdeka.com dan Lensa Indonesia.com dengan cara antara lain memasang kamera pengintai, diketahui kemudian yang binatang pemangsa kambing itu ternyata anjing liar.

Informasi yang dihimpun, penangkapan ini dilakukan setelah warga memasang perangkap dan kamera pengintai (CCTV) yang dipasang di kandang milik Muji dengan layar monitor di rumah Suyadi.

“Dari pantauan melalui kamera pengintai sejak Selasa (22/5) sore, hewan misterius yang selama ini meresahkan warga, ternyata hanyalah dua ekor anjing. Namun yang tertangkap hanya satu ekor,” kata Kepala Kepolisian Sektor Kedungbanteng, Ajun Komisaris Polisi Suparno Eka Wijaya.

Menurut dia, dua ekor anjing yang terpantau melalui kamera pengintai pada pukul 01.00 WIB, masing-masing berwarna hitam dan putih belang cokelat. Ia mengatakan, anjing berwarna hitam itu terlihat tengak-tengok di luar kandang, sedangkan anjing berwarna putih belang cokelat tampak melompat ke dalam kandang hingga akhirnya dapat ditangkap.

“Anjing yang berwarna hitam itu kabur, sedangkan anjing yang masuk kandang itu terjebak dalam lubang yang dibuat warga,” paparnya. Setelah terperangkap dalam jebakan berupa lubang, kata dia, warga segera menjerat anjing itu dengan tali tambang yang telah disiapkan.

Menurut dia, tali tambang itu sempat putus, sehingga warga menekan anjing tersebut dengan tongkat hingga anjingnya lemas. “Kami bersama warga segera mengikat anjing itu dan membawanya ke lapangan desa dan selanjutnya diangkut ke Mapolres Banyumas,” tuturnya.

Dengan ditangkapnya anjing tersebut, lanjutnya, misteri hewan pemangsa kambing telah terungkap. Seperti diketahui, warga setempat sempat menduga jika hewan misterius yang selama ini memangsa kambing-kambing mereka merupakan makhluk jadi-jadian.#into

Print Friendly

Comments

comments




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *