Search
Tuesday 21 November 2017
  • :
  • :

Tempat Wisata Labuan Cermin Digeser Telaga Biru

TANJUNG REDEB, beritakaltara.com- Taman wisata Tulung Ni’ Lenggo Telaga Biru yang terletak di kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih, menyita perhatian tersendiri bagi wisatawan lokal, luar daerah, bahkan mancanegara. Hal ini dapat dibuktikan banyaknya wisatawan yang berkunjung pada libur panjang Idul Fitri ini.

Libur panjang Idul Fitri tahun ini memang terasa berbeda dibandingkan dengan tahun kemarin. Pasalnya, tahun 2017 ini Kabupaten dan kota seluruh Indonesia mengalami defisit anggaran. Sehingga berdampak terhadap pendapatan masyarakat pula. Karenanya tidak jarang masyarakat memilih lebih hemat untuk masalah pengeluaran, termasuk bepergian ke tempat wisata menikmari libur panjang.
Tetapi tidak demikian kenyataan di tempat wisata Telaga Biru, Kampung Lenggo, justru tahun ini wisatawan yang berkunjung jumlahnya meningkat sangat signifikan dibandingkan tahun lalu. Bahkan menurut warga setempat Telaga Biru mampu mengalahkan jumlah pengunjungnya dibandingkan Labuan Cermin yang ada di Kampung Biduk Biduk.
Hal ini dapat dibuktikan H+2 Idul Fitri, menurut salah seorang warga Kampung Lenggo, Andul Kodir tercatat 2700 lebih wisatawan yang berkunjung ke Telaga Biru. Jadi sampai hari, Sabtu (1/7/2017) , jumlah wisatawan yang berkunjung mencapai  5 ribu ke Telaga Biru.
“Ini saya tanyakan langsung sama pengelola Telaga Biru, yang dihitung dari hasil penjualan tiket masuk, dan jumlah itu pengunjung orang dewasa, belum termasuk anak – anak, belum lagi jumlah pengunjung lokal yang masuknya gratis,“ ungkapnya.
Kodir yang juga salah seorang tokoh masyarakat setempat juga menjelaskan, untuk tiket masuk perorang diwajibkan membeli tiket seharga Rp 5 ribu rupiah saja, dan pengelolanya warga Kampung Lenggo sendiri, dan hasilnya masuk ke kas kampung.
“Khusus untuk warga Kampung Lenggo  gratis, yang penting mampu menunjukkan indititas diri, lalu tanda tangan isi buku tamu, agar mudah perhitungannya dalam setiap bulan berapa wisatawan yang berkunjung ke Telaga Biru ini,” urainya.
Karena itu tidak perlu heran, sambung Kodir, kalau Labuan Cermin atau  Danau Dua Rasa yang ada di Kampung Biduk – Biduk pengunjungnya jauh lebih ramai Telaga Biru.
“Kenapa Telaga Biru jauh lebih ramai, selain murah, aksesnya juga mudah, dari jalan poros Talisayan Biduk Biduk hanya sekitar 150 meter saja, begitu sampai kendaraan parkir wisatawan langsung berhadapan dengan pintu  masuk, di dalam wisatawan juga disuguhkan berbagai masakan dan minuman yang harganya terjangkau bagi kalangan menengah maupun kalangan bawah,“ ujarnya.
Hal senada juga diunkapkan Hendriansyah warga Samarinda, Telaga Biru ini aksesnya sangat mudah terjangkau dengan kendaraan roda dua maupun roda empat.
“Kalau pun  memang  tahun ini kita harus benar – benar berhemat, namun menikmati liburan di Telaga Biru ini tak banyak menguras isi kantong, losmen juga murah, airnya lancar, ngak sulit cari warung makan. Berbeda di Biduk Biduk, penginapan mahal, kadang airnya ngak tersedia, susah juga cari warung makan,” ungkapnya.
Begitu juga apa yang dikatakan Muhammad Khoirudin salah seorang warga Tanjung Redeb, fasilitas yang ada di telaga biru tidak kalah lengkap dengan Labuan Cermin, dikatakannya di Telaga biru juga ada toilet umum, ruang ganti, perahunya juga ada dengan harga sewa hanya Rp 30 ribu, termasuk ban dalam untuk pelampung harga sewa hanya Rp 10 ribu dan Rp 20 Ribu.
“Ya pokoknya cocok lah sebagai tempat wisata masyarakat, semuanya serba murah. Jadi cocok saja dengan kondisi keuangan seperti sekarang,” pungkasnya. #MAR
Print Friendly

Comments

comments




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *