Search
Tuesday 21 November 2017
  • :
  • :

Sri Mulyani Ingatkan Perusahaan Sawit, Jangan Sampai Pengusaha Kaya Tapi Petani Tak Menikmati

JAKARTA, beritakaltara.com- Geliat pertumbuhan industri kelapa sawit di Indonesia harus memberikan dampak langsung kepada kesejahteraan masyarakat. Industri kelapa sawit diharapkan bisa menyerap lebih banyak tenaga kerja, dan memberikan kesejahteraan yang lebih baik.

“Kita berharap bahwa industri kelapa sawit maupun perkebunan jadi kegiatan ekonomi yang bisa mewujudkan konsep masyarakat adil dan makmur,” ujar Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, dalam Peluncuran Buku BPDP Kelapa Sawit, Peluncuran Program Replanting dan Skema Insentif BioDiesel baru di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Selasa (2/5/2017).

Sri Mulyani mengatakan, perusahaan sawit pun diharapkan tidak ada yang melakukan praktik monopoli. Sehingga tidak terjadi ketimpangan yang begitu besar.

“Keadilan berarti tidak boleh ada perusahaan yang sangat kaya raya, sementara petani tidak menikmati share yang cukup,” tutur Sri Mulyani.

Industri sawit di Indonesia juga diharapkan dapat mengubah persepsi negatif dunia, khususnya di Eropa, yang menyatakan industri sawit dalam negeri tidak ramah lingkungan. Padahal, industri sawit memiliki dampak ekonomi yang cukup besar.

“Saya berharap bahwa industri kelapa sawit atau yang terjadi di dunia yang mengangap kegiatan penanaman ini menciptakan persepsi gangguan environment (lingkungan), ini PR yang luar biasa penting,” tutur Sri Mulyani.

Kemudian tak kalah penting, Sri Mulyani mengingatkan para pelaku industri sawit di Indonesia untuk membayar pajak. Sehingga, cita-cita menciptakan keadilan sosial di Indonesia semakin nyata.

“Saya berharap pelaku besar bisa sampaikan ekspresi atau kepatuhan dalam membayar pajak berdasarkan jumlah lahan, produksi, tidak melakukan praktik transfer pricing yang tidak adil bagi Indonesia,” tutup Sri Mulyani. (wdl/wdl)

Print Friendly

Comments

comments




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *