by

Bupati Kecewa Penerbangan MAF tidak Diberi Izin

yansen dan ruhut sitompulMALINAU, BERITAKALTARA.com- Kesulitan akses transportasi warga pedalaman Kalimantan Utara mendapat tanggapan serius Bupati Malinau, Yansen TP. Pasalnya, sejak beberapa bulan terakhir layanan penerbangan pesawat yang menjadi satu-satunya alat transportasi ke daerah pedalaman, mengalami masalah.

Akibatnya, warga di pedalaman kembali terisolir. Tidak dapat bepergian maupun pulang ke kampung mereka. Bahkan warga yang sakit tidak bisa dirujuk ke rumah sakit umum di ibukota kabupaten yang lebih lengkap pelayanan dan peralatan medisnya, hingga ada yang meninggal dunia.

Salah satu permasalahan tidak adanya layanan penerbangan, ternyata karena salah satu penerbangan MAF (Mission Aviation Fellowship) tidak dapat izin dari pemerintah. Padahal, penerbangan non komersil oleh misonaris asing termasuk yang paling akrab dengan warga pedalaman Kalimantan Utara.

“MAF sudah melayani pedalaman dan perbatasan Kalimantan Timur dan sekarang Kalimantan Utara. Sudah sangat luar biasa. Bahkan sesungguhnya yang membuat perbatasan masih hidup secara Sosial Ekonomi karena ditopang oleh pelayanan sosial MAF. Jadi sangat riskan rasanya kalau MAF tidak diizinkan oleh pihak tertentu untuk terbang,” ujar Bupati Malinau, Yansen TP, dalam akun facebooknya.

Menurut Yansen, ada penerbangan yang lain tetapi sangat komersial, mahal dan tidak sosial. Juga tidak mampu melayani seperti MAF kepada orang sakit dan mendesak.

“Selama MAF tidak diizinkan terbang hampir tiga bulan lebih ini, sudah beberapa masyarakat yang meninggal karena tidak ada penerbangan sosial lagi dari MAF. Mari para pihak di pusat melihat masalah penerbangan di perbatasan dan pedalaman ini secara jernih. Kasian anak negeri di perbatasan,” ujar Yansen dengan nada kecewa. #le

Print Friendly

Comments

comments

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed